##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi representasi kepemimpinan Raja Salman bin Abdul Aziz di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi dalam rentang tahun 2020-2021. Penelitian kualitatif-deskriptif dilakukan dengan menjadikan pidato Raja Salman pada forum PBB tahun 2020 dan 2021 sebagai data penelitian. Data dikumpulkan dengan metode simak bebas libat cakap melalui teknik dokumentasi arsip internet dan dianalisis dengan kerangka kerja analisis transitivitas melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya 5 proses transitivitas pada pidato Raja Salman. Proses material ditemukan pada 42 data (44.6%), proses mental pada 17 data 18.1%, proses verbal pada 23 data (24.5%), proses relasional pada 9 data (9.6%), dan proses behavioral pada 3 data (3.2%). Sementara itu, proses eksistensial tidak ditemukan dalam berbagai wujud lingual yang ada. Analisis dan diskusi data menunjukkan adanya upaya Raja Salman merepresentasikan dirinya sebagai pemimpin progresif melalui pergeseran prioritas penanganan Covid-19 pada tahun 2020 dan 2021. Selain itu, Raja Salman juga fokus berkontribusi dalam mengupayakan perdamaian dunia dan stabilitas negara-negara pasca melalui pandemi Covid-19.

Keywords

pandemi covid-19 transitivitas pidato Raja Salman forum PBB

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Reflinaldi, R., & Faisol, Y. (2023). Kepemimpinan Progresif di Tengah Pandemi: Analisis Transitivitas Pidato Raja Salman bin Abdul Aziz dalam Forum PBB Tahun 2020 dan 2021. Diwan: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 15(1), 16–32. https://doi.org/10.15548/diwan.v15i1.1065