ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK TEMU KEMBALI INFORMASI BIDANG KESEHATAN TOPIK TUBERCULOSIS PADA YARSI TB CARE

Authors

  • Muhammad Ishom Kamil Universitas YARSI
  • Elfitri Kurnia Erza Universitas YARSI
  • Danang Dwijo Kangko Universitas YARSI

DOI:

https://doi.org/10.37108/shaut.v12i2.318

Keywords:

Tuberkulosis, YARSI TB Care, Analisis Kebutuhan

Abstract

Temu kembali informasi kesehatan dibutuhkan untuk memudahkan para peneliti yang ada di Yarsi TB Care. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi kebutuhan informasi kesehatan dan merancang pathfinder untuk memenuhi kebutuhan informasi kesehatan di yarsi TB Care. Populasi penelitian ini adalah 5 orang anggota YARSI TB Care. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif untuk medeskripsikan kebutuhan seperti apa yang dibutuhkan untuk kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Teknik sampling menggunakan Nonprobability Sampling jenis sampling jenuh. Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis kebutuhan, topik informasi yang dibutuhkan oleh responden adalah data kasus terbaru pasien tuberkulosis disuatu wilayah dan laporan terbaru tentang tuberculosis dari Kementerian Kesehatan. Responden memilih mencari informasi yang dibutuhkan melalui internet, selain itu responden memilih buku sebagai referensi informasi tercetak, sedangkan untuk referensi informasi elektronik responden memilih pathfinder. Responden membutuhkan informasi yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berwenang terhadap bidang kesehatan, seperti Kementerian kesehatan/dinas kesehatan dan Informasi yang disampaikan oleh para ahli kesehatan seperti : dokter. Selain itu responden juga membutuhkan informasi yang terkini/terbaru. Proses pembuatan rancangan Pathfinder dalam penelitian ini terdiri dari dua tahap yakni tahap analisis kebutuhan informasi dan tahap rancangan. Analisis kebutuhan informasi diperlukan agar konten yang ada di dalam pathfinder sesuai dengan kebutuhan pengguna. Adapun sumber informasi dalam rancangan pathfinder ini yang nantinya dapat digunakan sebagai sumber  referensi anggota YARSI TB CARE dalam melakukan penelitian adalah sebagai berikut: Buku, Buku Abstrak, data statistic Guidelines, Infodatin Kementerian Kesehatan, Laws and Regulations in Indonesia, Report/Laporan dan Website Organisasi tuberkulosis.

References

Australian Government (2010) The Privacy Act and Health Information, Australian Law Reform Commission. Available at: https://www.alrc.gov.au/publication/for-your-information-australian-privacy-law-and-practice-alrc-report-108/62-the-privacy-act-and-health-information/definition-of-health-information/.

Damayanti,N.A.(2020,February 18). Wawancara tentang YARSI TB Cre dengan Ketua YARSI TB Care. (M.I.Kamil, Pewawancara)

David, N. (2000) Assessing Information Needs: Tools, Technique and Concept for the Internet Age. London: Aslib.

Depkes RI (2018) ‘InfoDatin Tuberculosis’, Kementerian Kesehatan RI, p. 1. Available at: https://www.depkes.go.id/article/view/18030500005/waspadai-peningkatan-penyakit-menular.html%0Ahttp://www.depkes.go.id/article/view/17070700004/program-indonesia-sehat-dengan-pendekatan-keluarga.html.

Ennis, L., & Mitchell, N. (2010). The Accidental Health Sciences Librarian . New Jersey: Information Today,Inc.

Jathe , N., Kalmegh, P., & Mahalle, H. (2017). A Modern Information Retrieval at a Glance. International Journal of Engineering Development and Research, vol. 5, no. 2., 523-528

Kadir, A. (2003) ‘Pengenalan Sistem Informasi’, in. Yogyakarta: Andi, p. 31.

Kustituanto, B., & Badrudin, R. (2016). Statistika 1 (Deskriptif). Jakarta: Gunadarma.

Laloo, B. (2002 ). Information Nedds, Information Seeking Behaviour and Users. New Delhi: Ess Ess Publications.

Nicholas, D. (2000). Assessing Information Needs: Tools, Technique and Concept for the Internet Age. London : Aslib.

Nisa, K. (2019) Portal Statistik Sektoral Provinsi DKI Jakarta. Available at: http://statistik.jakarta.go.id/kasus-penyakit-menular-di-dki-jakarta/.

Riduwan (2013) Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Rosini. (2017 ). Pengaruh literasi Informasi Kesehatan melalui Edukomik terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan pada Anak Usia Dini. Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi , 43.

Sugiyono (2016) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan Kombinasi. Bandung: Alfabeta.

Sutoyo, A. (2009) Pemahaman Individu, Observasi, Checklist, Interviu, Kuesioner, dan Sosiometri. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Talika, F. T. (2016). MANFAAT INTERNET SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BAGI REMAJA DI DESA AIR MANGGA KECAMATAN LAIWUI KABUPATEN HALMAHERA SELATAN. e-journal “Acta Diurna” Volume V. No.1. Tahun 2016.

Published

2020-12-29