Purwono dalam Sosialisasi Information Literacy di Universitas Indonesia dan Perkembangannya

Sebuah Kajian Oral Testimony

Authors

  • Dina Oktavia Alumni Magister Ilmu Perpustakaan dan Informasi Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37108/shaut.v12i1.305

Keywords:

Pustakawan Rujukan, Oral Testimony, Purwono, Literasi Informasi

Abstract

ABSTRAK

Pustakawan rujukan adalah salah satu layanan yang kerap kali dilupakan oleh pengguna. Namun berbeda halnya dengan pustakawan rujukan yang ada di Perpustakaan Universitas Indonesia. Kiprahnya dalam menyuarakan literasi informasi kepada Mahasiswa di Universitas Indonesia, mendapatkan apresiasi yang sangat tinggi baik di dalam dan di luar kampus. Salah satu pegiatnya adalah Bapak Purwono. Keahlian yang dimiliki Bapak Purwono, dirasa penting untuk di dokumentasikan sebagai sumber pengetahuan dengan menggunakan metode oral testimony. Mengingat, Bapak Purwono sudah akan memasuki masa pension. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah kesaksian lisan Bapak Purwono dalam memaksimalkan penggunaan e-resources  yang ada di Universitas Indonesia. Bapak Purwono menyediakan jasa pencarian materi bagi dosen dan mahasiswa berbagai jenjang dari mulai diploma hingga doctor. Produk dari penelitian ini berupa laporan tertulis dan rekaman kesaksian lisan (oral testimony) yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pustakawan atau mahasiswa Ilmu Perpustakaan di masa depan. 

Kata Kunci: pustakawan rujukan, oral testimony, purwono, literasi informasi

 

ABSTRACT

Reference librarian usually forgotten in Indonesian’s library services. But In University of Indonesia, it become a vitale service. Purwono, have a great achievement in promoting information literacy for lecturer and Student there. Purwono’s Skill is important to be documented, for knowledge preservation with oral testimony method. Because, Purwono will be retire soon. The result of this research shown about oral testimony from Purwono to serve student and lecturer through maximizing the usage of e-resources which University of Indonesia paid. Product result of this research are written and recorded, so it is usefull for further research.

Keywords: reference librarian, oral testimony, Purwono, Information Literacy

References

Ano. (2009). Principle for Oral History and Best Practice for Oral History. Diakses dari www.oralhistory.org/about/principles-and_practices/

American Library Association (1989). Information literacy competency standards for Higher education. ALA

Gottfried, JohnC .(2013). The Plugged-in Reference Librarian : Who d we think we are? Source Reference Librarian. Oct-Dec2013, Vol. 54 Issue 4, p308-319. 12p. 4 Charts, 2 Graphs. Diakses dari http://e-resources.perpusnas.go.id:2072/eds/detail/detail?vid=5&sid=46f3ddbf-5e19-47cf-a217-289985ad9c8c%40pdc-v-sessmgr02&bdata=JnNpdGU9ZWRzLWxpdmU%3d#db=ehh&AN=91281520&anchor=AN0091281520-7

Eisenberg, Michael B, and Berkowitz, Robert E. (2000). The Big6 collection : the best of the Big6 newsletter. Worthington : Linworth

Mahfud .(2012). Pembekalan Mahasiswa Magang Arsip UGM. Yogyakarta : Arsip UGM

Salim, Tamara Adriani S.(2014) Sumber data Primer

Sugiyono.(2009).Memahami Penelitian Kualitatif: Dilengkapi Contoh Proposal dan Laporan Penelitian. Jakarta: Alfabeta

Qalyubi, Syihabuddin.(2014). Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga.( S.N)

Ritche, Donald A. (2003). Doing Oral History. Oxford University Press.

Swain, Ellen D. (2003) Oral History in the archives: Its Documentary role in the twenty-first century. The American Archivist. 66(1): 139-158.

Stave, Bruce M.(1975). Envelopes of sound : six practitioners Discuss the method, theory and practice of oral history and oral testimony. Ed by Ronald J Grele. .Chicago:Precedent Publishing,. (xii + 154pp. Notes. $7.50.)

Thomson, Alistair. (2006).Four Paradigm Transformations in Oral History. The Oral History Review. 34(1): 49-70.

Published

2020-06-25