Rancangan Ensiklopedia dalam Membangun Citra Positif

  • Yani Safitri
Keywords: Ensiklopedia, Kampung Begal, Reference, CItra Lembaga

Abstract

Daerah Lampung yang sempatdikenalsebagaisumbernya “Kampung Begal”.Istilah kampung begal yang sempatmerusakcitra Lampung perluditanganidenganserius oleh pemerintah.Dalamhaliniperanpemerintahsebagaipenjaminkeamanan dan penegakhukumsertamenciptakaniklimbisnis yang kondusifakansangatmenentukandalamkeberlanjutanhidupmasyarakatsetempat. Demikian juga masyarakatmempunyaiperan yang pentingsebagaipihak yang turutsertamembanguncitrapositifdaerah Lampung. Masyarakat diharapkanmenjadiaktif dan mengoreksidampakpembangunan, menyampaikanaspirasipubliksertadinamisatorkeberdayaanpublik. Dalamhalinimasyarakatharusdapatmengatasianggotanya yang berperilakunegatif (bad element of civil society) denganpembuatanaturanperilaku. Dengan kata lain, citrapositifdaerah Lampung tidakhanyadibangundengan media promosi dan informatifsepertiensikopediatetapi juga melaluikerjasamaantarapemerintah dan masyarakat.Penelitianinimerupakankajiandeskriptifyangbertujuanuntukmendeskripsikanrancanganensiklopediasebagai media yang dapatdigunakanuntuksaranapromosi. Melaluihasilpenelitianininantinyadapatdirancangsebuahalattelusurinformasidalambentukensiklopedia yang memuatinformasi-informasiuntukmenciptakancitraposisitifbagidaerahlampung. Sehinggamasyarakatdapatmerubah ‘mindset’ merekaterkaitdengan Lampung sumber kampung begalmenjadi Lampung sebagaitujuankotawisata.Merupakanpekerjaan yang ekstraberatuntukmemulihkannama yang sempattercemar. Butuhkerjasamadariberbagaipihak, baikpemerintahpihakswasta dan masyarakatsetempat agar nama kampung begaldapathilangdaridaerahlampung. Salah satucaranyadapatdilakukanmelalui media-media informatifsepertiensiklopedia.

References

Association of College and Research Libraries. (2000).Standards & Guidelines.Retrieved from http://www.ala.org/ala/mgrps/divs/acrl/standards/ standards.pdf
ODLIS -- Online Dictionary for Library and Information Science. Definition of Types of Reference Books. Retrieved from http://lu.com/odlis/odlisg.cfm
Anggoro, 2002, Teori dan ProfesiKehumasan Serta aplikasinya di Indonesia, CetakanKetiga, BumiAksara, Bandung.
Ardianto, Elvinaro, dan SolehSumirat, 2004, Hubungan Masyarakat Dasar-Dasar, CetakanKetiga, RemajaRosdakarya, Bandung.
Aryani, 2006, Penerapan CSR yang LebihStrategis, http://www.bisnis.com/, diaksesSabtu 1 April 2006.
Fajar, 2005, Spektrum Pelaku CSR, http://www.swa.co.id/, diaksesSenin 30 Mei 2005.
Greener, 2002, Hubungan Masyarakat dan PembentukanCitranya, CetakanKetiga, BumiAksara, Jakarta.
Hubeis, 2001, Hubungan Masyarakat SebagaiPerangkatManajemenDalamOrganisasi, Makalah Seminar Nasional Hubungan Masyarakat Dalam Pembangunan PertanianEfektif dan Berkesinambungan, yang diselenggarakan oleh PS KMP dan PS MPI. PPS IPB di Hotel Salak, 19 April 2001.
Hutapea, 2000, Hubungan Masyarakat SebagaiFungsiManajemen, MajalahWidya, Agustus 2000, No. 179 Tahun XVII.
Idris, 2005, TanggungJawabSosial Perusahaan (CSR) SebuahGagasan dan Implementasi, http://www.fajar.co.id/, diaksestgl 22 Nopember 2005.
Irianta, 2004, Hubungan Masyarakat: Konsep dan Aplikasinya, SimbiosaRekatama Media, Bandung.
Jefkins, Frank, 2003, Hubungan Masyarakat, Alih Bahasa Daniel Yadin, EdisiKelima, Erlangga, Jakarta.
Berita PERHUMAS, 2004, Corporate Social Responsibility (CSR) dan Citra Corporate, http://www.perhumas.or.id/, diaksestgl 15-16 Juni 2004.
Octavia, 2003, Hubungan Masyarakat KorporatDalam Dunia Usaha, Majalah Bank dan Manajemen, Mei-Juni 2003.
Warta Pertamina, 2004, CSR SebagaistrategiBisnis, http://www.pertamina.com/, diaksesJuli 2004.
Tim Tempo. (2015). BeginiKisah 'Kampung Begal' di Bandar Lampung. Retrieved from https://metro.tempo.co/read/645178/begini-kisah-kampung-begal-di-bandar-lampung/full&view=ok
Published
2019-12-18