##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

DI/TII is a movement that wants to establish an Islamic State of Indonesia. Led by S.M Kartosuwirjo. The process of spreading gradually for dozens of years in West Java. S.M Kartosuwirjo is a close relative of Ir. Soekarno and still in the same university with HOS Tjokroaminoto. NII was established around August 7, 1949, in the Cisayong area, Tasikmalaya. Coinciding with the second Dutch military aggression. At that time, there was disappointment on the part of Kartosuwirjo because Islam was not the basis of the state. The purpose of this study is to see the resistance of the Tasikmalaya people to DI/TII power. Qualitative methods with a historical approach were used to collect all data. The findings of this study succeeded in obtaining data on organizations that participated in the fight against DI/TII, namely: Village Security Organizations (OKD), Mandatory Training Organizations (WALA), People's Defense Organizations (OPR) and Village Pagers (PD). In addition, this research was also able to obtain information about the story of the resistance against DI/TII from sources who are still alive today. The implications of this research can be a historical reference for the struggle of the Indonesian people for today's young generation.

Keywords

DI/TII, Resistance, Gombong Village

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Author Biographies

Hery Supiarza, Universitas Pendidikan Indonesia

Prodi Film dan Televisi, FPSD, Universitas Pendidikan Indonesia

Harry Tjahjodiningrat, Universitas Pendidikan Indonesia

Prodi Film dan Televisi, FPSD, Universitas Pendidikan Indonesia

How to Cite
Fazriah, T. M., Hery Supiarza, & Harry Tjahjodiningrat. (2023). Perlawanan Masyarakat Desa Gombong Tasikmalaya Terhadap Gerakan DI/TII. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 13(1), 53–74. Retrieved from https://rjfahuinib.org/index.php/khazanah/article/view/927

##journal.references##

  1. Abdurakhman, S. (2019). Jalan Panjang Penumpasan Pemberontakan DI / TII Jawa Barat, 1949 – 1962. 6(1), 1949–1962.
  2. Ahmad, A. A. (2017). Peranan Organisasi Keamanan Desa (Okd) Sebagai Wahana Bagi Para Pemuda Dalam Menanggapi Gerombolan Di/Tii 1962. Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah, 3(2), 27. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v3i2.3480
  3. Alvionita, G. (2020). Dinamika Islam di Indonesia Awal Abad 21. Khazanah?: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 10(1), 13–24.
  4. Darmawan, R. K. (2021). Lima Hal Soal Kemunculan NII di Garut diduga Baiat 59 Anak. Artikel.
  5. Dewantara, W. A. (2015). Pancasila Sebagai Pondasi Pendidikan Agama di Indonesia. Jurnal Ilmiah Civis, V(1), 640–653.
  6. Fikriansyah, D., Hadara, A., & M, A. (2021). DI/TII DI POLEANG: 1953-1965. SEJARAH POLITIK, 04, 1–11.
  7. Haeruddin, & Asri Yanti, W. O. (2021). Penumpasan Pemberontakan DI/TII di Pulau Kabaena. Pendidikan Sejarah.
  8. Harianto. (2022). Perlawanan DI / TII Terhadap Negara. Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 10(1), 101–110.
  9. Hasbi, M. (2014). THE BAND OF ABDUL QAHHAR MUDZAKKAR Biographical Sketch of Rebelious Leaders of Islamic State- Indonesian Islamic Army ( DI / TII ) of Sulawesi. Sejarah, 08(02), 263–283. https://doi.org/10.15642/JIIS.2014.8.2.263-283
  10. Imadudin, I. (2010). Peranan Kiai Dan Pesantren Cipari Garut Menghadapi Di/Tii (1948-1962). Patanjala?: Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, 2(1), 48. https://doi.org/10.30959/patanjala.v2i1.205
  11. Islamiyah, H. (2016). POLITIK ISLAM BEDA DENGAN ISLAM POLITIK. POLITIK, 1.
  12. Kalimul Khair, F. (2019). WAJAH AGAMA DI HADAPAN POLITIK IDENTITAS?: REFLEKSI-KRITIS SEJARAH DI/TII DI SULAWESI TENGGARA. 525–538.
  13. Khakim, M. N. L., Fattah, A., Andana, M. L., & Fahriyanti, P. N. (2021). Development of Wallchart History Teaching Materials on The Rebellion DI/TII. Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(2), 188–201.
  14. Mubarak, M. Z. (2015). Dari NII ke ISIS Transformasi Ideologi dan Gerakan dalam Islam Radikal di Indonesia Kontemporer. Episteme, 10(1), 77–98.
  15. Muhajir, A. (2008). Politik Daud Beureuh dalam Gerakan DI/TII Aceh. 1–18.
  16. Munadia, I., & Umar, M. (2022). Strategy in Resolving the DI / TII Rebellion in Aceh in 1953-1959. 30(2), 1–13.
  17. Nasrun Saafi, L. M., Haerudin, Almasullah, Baitu, M., Amir, S., Mansyur, M., Awat, R., Pirmansyah, D., & Amaluddin. (2016). Jurnal Pendidikan Sejarah. Sejarah, II(2).
  18. Risman. (2019). Strategi Politik Sukarmadji Maridjan Kartosoewiryo dalam Mendirirkan Negara Islman Indonesia. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
  19. Sudarman. (2018). Sejarah dalam Kajian Studi Islam?: Analisis terhadap Pemikiran Abu Rabi’. Khazanah?: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, VIII(1), 91–101.
  20. Supriadin, J. (2022). Kesaksian Remaja Bekas Pengikut NII di Garut, Salat Tidak Penting Hingga Tiket Masuk Surga. 1.
  21. Susanto, A. (2018). Pendekatan Komunikasi dalam Penyelesaian Konflik Sosial dan Agama di Nusantara. Khazanah?: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, VIII,(1), 17–31.
  22. Syarifuddin. (2013). Tuhan Dalam Pergulatan Pemikiran Soekarno. Jurnal Substantia, 15(2), 239–253.
  23. Tahir, I., Tahir, M. I., ????????, ?., ???????, ?., ??????????, ?. ?. ?. ?., ????????, ?., ??????????, ?., ???????, ?., ????, ?., ??????????, ?., ???????, ?., Veithzal Rivai, D., Thesis, M., Sloane, G. M. T., Pröbstl-Haider, U., Rogers, A. W., Paciarotti, C., Cesaroni, A., Gorlova, N. I., … Perkins, S. E. (2020). PERKEMBANGAN PEMAHAMAN RADIKALISME DI INDONESIA. Kaos GL Dergisi, 8(75), 147–154.
  24. Waldiansyah, L., & Ali Basri, L. O. (2020). GERAKAN DI/TII DI DISTRIK ABUKI SULAWESI TENGGARA?: 1956-1962. 03, 1956–1962.
  25. Wellmina, R. (2019). ANTARA POLITIK ISLAM DAN ISLAM POLITIK.
  26. Widara Putri, A., & Budi Santosa, A. (2021). KORPS MOBILE BRIGADE DALAM MENGATASI MASALAH DI / TII JAWA BARAT 1950-1962. 10(2), 215–230.
  27. Wulandari, E., Malihu, L., & Jumadi. (2020). Aktivitas Gerombolan DI/TII dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Sidrap 1950-1965. Pattingalloang, 7(2), 160–171.