AKULTURASI KEBUDAYAAN DALAM SENI “WAYANG PALEMBANG”

Authors

  • Endang Rochmiatun UIN Raden Fatah

Keywords:

Wayang, Budaya

Abstract

Wayang Palembang merupakan kesenian tradisional berupa seni pertunjukan dengan media tiruan orang yang terbuat dari kulit.Wayang Palembang mengandung nilai-nilai budaya yang universal karena menceritakan kehidupan manusia.Seni Wayang Palembang saat ini mengalami kemunduran bahkan punah. Kajian ini akan menguraikan eksistensi Wayang Palembang melalui jejak-jejak manuskrip (naskah-naskah kuno) yang membuktikan dahulu kesenian Wayang Palembang pernah eksis.

References

Amir Fatah, Metode Dakwah Wali Songo (Bandung : CV. Sriwijaya, 1996)

Bambang Sugito, Dakwah Islam Melalui Media Wayang (Yogyakarta: Aneka, 1992)

Iskandar , “Palembang Kraton Manuscripts” dalam A Man of Indonesian Letters: Essays in Honour of Prof.A. Teeuw (Dordrecht : Foris Publication, 1986)

Boedanani ,Tambo Kerajaan Sriwijaya (Bandung: Tarate, 1961)

Abd. Azim Amin. “Syeh Muhammad Azhari al-Palimbani” Laporan Penelitian Naskah Melayu Palembang.

Herskovits dkk. Dalam J.W.M Bakker SJ, Filsafat Kebudayaan (Yogyakarta : Kanisius, 1984)

Behrend.Katalog Induk Naskah-Naskah Nusantara Jilid 4 : Perpustakaan Nasional RI (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan Ecole Francaise D'Extreme-Orient, 1998).

Kgs. Rusdi Rasyid, Serat Tuntunan Pelaksanaan Pagelaran Wayang Palembang dengan Lakon Petruk Munggah Ratu ( Palembang : Pepadi. T.Th),

Achadiyati Ikram (Ed.), Katalog Naskah Palembang, (Tokyo: Yanassa dan TUFS, 2004), hlm. 233

Downloads

Published

2021-11-19

How to Cite

Rochmiatun, E. (2021). AKULTURASI KEBUDAYAAN DALAM SENI “WAYANG PALEMBANG”. Khazanah, 11(1). Retrieved from https://rjfahuinib.org/index.php/khazanah/article/view/522