MAKNA TRADISI BUTALE HAJI DI TIGO LUHAH SEMURUP KABUPATEN KERINCI

Authors

  • Supian Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan, Universitas Jambi
  • Denny Defrianti Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan, Universitas Jambi
  • Fatonah Nurdin a:1:{s:5:"en_US";s:17:"Universitas Jambi";}

Keywords:

Tale, Butale Haji, Petale, tradisi, Kerinci

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan data kualitatif dengan pendekatan interaksi simbolik, melalui sejarah tradisi butale haji serta makna dan nilai dari tradisi butale haji dalam budaya masyarakat Tigo Luhah Semurup kabupaten Kerinci. Fokus penelitian ini adalah sejarah dan makna aktivitas tradisi butale haji di Tigo Luhah Semurup. Pemahaman tentang tradisi butale haji sebagai nilai interaksi simbolik dalam budaya masyarakat Tigo Luhah Semurup yang mengikat kekerabatan dan kebersamaan.

Latar belakang dari penelitian ini adalah dimulai dari interaksi masyarakat Tigo Luhah Semurup yang telah terjadi interaksi selama bertahun-tahun dan berlangsung turun-temurun hingga saat ini. Pada saat berkumpul menikmati kebersamaan dan kegotongroyongan terjadi interaksi antara satu dan yang lainnya antar sesama warga dalam kegembiraan dan keharuan mengantar saudara mereka untuk berangkat ke tanah suci Mekkah.

Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa masyarakat Tigo Luhah Semurup sangat menjaga tradisi butale haji ini. Aktivitas butale haji yang dilakukan dengan sadar, dengan motif dan tujuan untuk menjaga hubungan kekerabatan, kebersamaan, gotongroyong dan keikhlasan dalam melaksanakan aktivitas tradisi butale ini juga menjadi sarana komunikasi antar kerabat untuk saling mendukung dan mendoakan kepergian saudara melaksanakan ibadah haji dengan gembira tanpa meninggalkan beban dan rasa khawatir.

            Kesimpulannya, aktivitas tradisi butale haji sebagai nilai penguat dan perekat hubungan kekeluargaan, kebersamaan, gotong royong, keikhlasan dalam masyarakat Tigo Luhah Semurup kabupaten Kerinci.

 

References

Efrison. (2009). Jati Diri Masyarakat Kerinci Dalam Sastra Lisan Kerinci. Tesis. Medan: Program Pascasarjana Universitas Sumatra Utara. (online). (http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/5690/09E01338.pdf?sequence=1&isAllowed=y, diakses 14 februari 2020).

Elizabeth, K. Nothingham. (1987) Agama dan Masyarakat. Suatu Pengantar Sosiologi Agama. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Maulika, Naufal, Nurveni Hidayanti, dan Neka Handayani. (2012). Kesenian Musik Vokal "Tale Naik Haji" di Kabupaten Kerinci. Hasil Penelitian Siswa SMA Negeri I Sungai Penuh Jambi. Di akses tanggal 11 Juli 2016. Dari http://www.retcia.com/2012/12/kesenian-tale-naik-haji-masyarakat.html

Sabri, Mukhnizar. (2012). Tale Haji" Nynyian Rakyat Kerinci Yang Unik. Diakses tanggal 24 Juni 2016. Dari http://atljambi.blogspot.co.id /2012/06/ tale-haji-nyanyian-rakyat-kerinci-yang.html

Sanjaya, Ficha Irwan & Budiwirman. (2019).” Bentuk Dan Fungsi Tale Haji Dalam Acara Pelepasan Jamaah Haji Di Desa Pondok Agung Kecamatan Pondok Tinggi Kota Sungai Penuh”. J education (online), Vol.5, No.2

(file:///C:/Users/BMN%20UIN%20STS%20JAMBI/Downloads/351-893-1-PB.pdf, diakses 14 Februari 2020).

Sari, Ayuthia Mayang . (2019). “Tradisi Tale dalam Kehidupan Masayarakat Kerinci”. Jurnal Gelar Seni budaya (online), Vol.17, No.1. (https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/gelar/article/view/2600, diakses 14 februari 2020).

Satori, Djam’an & Komariah, Aan. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sulistiono, Budi. (2018). Ibadah Haji Dan Tradisi Budaya Sosial. (http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/40190/2/42176.pdf, diakses 18 Mei 2020).

Sunarjo, N. (2001). Analisis Struktural dan Nilai Budaya Syair Bertema Sejarah. Jakarta: Pusat Bahasa Depdikbud.

SVD, Bernard Raho. (2016). Sosiologi. Flores: Ledalero.

Wirawan, I.B. (2012). Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma: Fakta Sosial, Definisi Sosial & Perilaku Sosial. Jakarta: Kencana.

Downloads

Published

2021-11-20

How to Cite

Supian, Denny Defrianti, & Nurdin, F. (2021). MAKNA TRADISI BUTALE HAJI DI TIGO LUHAH SEMURUP KABUPATEN KERINCI. Khazanah, 11(1). Retrieved from https://rjfahuinib.org/index.php/khazanah/article/view/321