Partisipasi Masyarakat Minangkabau Pada Implementasi Program Pariwisata Dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam

Main Article Content

Defrinal
M Nasor
Awis Karni
Hasan Mukmin

Abstract

Pada dasarnya Islam adalah agama permberdayaan sebagaimana dalam Al Quran surat Ar Ra’du ayat 11. Pemberdayaan merupakan proses pengembangan partisipasi, terutama dalam pengelolaan pariwisata berbasis masyarakat yang membutuhkan keterlibatan penuh masyarakat sehingga berdampak pada kesejahteraan. Adapun masalah yang akan diteliti adalah: Bagaimana partisipasi masyarakat pada implementasi program pariwisata dalam pemberdayaan masyarakat Islam?. Penelitian ini bertujuan untuk: Mendeskripsikan dimensi partisipasi masyarakat pada implementasi program pariwisata dalam pemberdayaan masyarakat Islam. Penelitian ini didesain menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian Studi Kasus. Teknik “porposive sampling” termasuk ke dalam nonprobality sampling yaitu pengambilan subjek kajian bergantung kepada peneliti melihat subjek tersebut.


Partisipasi masyarakat dalam seluruh aktifitas program pariwisata dilihat pada dimensi, Decision Making, Implementations, Benefits dan Evaluation. Anggota masyarakat dalam pengelolaan pariwisata di Lubuk Nyarai berpartisipasi pada seluruh dimensi, sehingga memiliki dampak pada kesejahteraan sosial, budaya, lingkungan dan ekonomi. Hal ini menjadi acuan bagi pemerintah dalam pengelolaan pariwisata pada pemberdayaan masyarakat islam, dengan melibatkan seluruh anggota masyarakat pengelola dalam setiap dimensi partisipasi, serta memberikan kepercayaan kepada anggota masyarakat untuk dapat merefleksikan aksinya pada tindakan kolektif melalui pelaksanaan kegiatan bersama.

Article Details

How to Cite
Defrinal, Nasor, M., Karni, A. ., & Mukmin, H. (2019). Partisipasi Masyarakat Minangkabau Pada Implementasi Program Pariwisata Dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam. Khazanah, 131-146. https://doi.org/10.37108/khazanah.vi.234
Section
Articles

References

Argyo Demartoto, Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat, Surakarta: Sebelas Maret University Press, 2009.
Arsip Dinas Pariwisata Sumatera Barat.
Bambang Sunaryo, Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya Di indonesia, Yogyakarta: Gava Media, 2013.
http://sumbarprov.go.id/details/news/9332, senin 11 Desember 2017
http://www.beritasatu.com Sektor Perhotelan di Sumatera Barat Alami Peningkatan
http://www.metrotvnews.com Tour de Singkarak Naikan 24 Persen Kunjungan Wisatawan.
https://prokabar.com/lubuk-nyarai-diusulkan-ikut-lomba-destinasi-internasional/ diakses tanggal 18 januari 2019
Janianton, Damanik et al, Proverty Alleviation Through Tourism, Penanggulangan Kemiskinan Melalui pariwisata, Yogyakarta: Center For Tourism Studies Gadjah Mada University, 2005.
Karyono M., Kepariwisataan, Jakarta: PT. Gramedia Anggota IKAPI, 1997.
Laurensius Arliman S, Penanaman Modal Asing Di Sumatera Barat Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal, Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Publik, Volume 3 Nomor 1, 2016.
......................... Perlindungan Hukum UMKM Dari Eksploitasi Ekonomi Dalam Rangka Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Jurnal RechtsVinding, Volume 6 Nomor 3, 2017
M. Qureish Shihab, Membumikan Al-Quran: Fungsi dan Peran Wahyu Dalam Masyarakat, Bandung: Mizan,2004, cet. Ke-18
Nanih Machendrawati, Agus Ahmad Syafe’i, pengembangan Masyarakat Islam dari Idiologi Strategi Sampai Tradisi, Bandung: PT. Rossdakarya, 2001.
Nurhayati, Perencanaan Pengembangan Pariwisata, Rineka: Jakarta, 1995.
Nurmawati, Pengembangan Desa Wisata Berbasis Budaya Citra Aditya Bakti: Bandung 2006.
Panji dan Sudarto Djoko, Kepariwisataan Rineka Cipta: Jakarta, 2005.
Pendit S. Nyoman, Subak Pariwisata sebagai Community Based Development. Jakarta: 1994
Pitana, “Sosiologi Pariwisata”, Yogyakarta:Penerbit Andi, 1992.
Undang-Undang No. 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan, Pasal 19 Ayat 2.