##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

Tulisan ini membahas tentang perubahan orientasi keilmuan ulama di Minangkabau pada periode awal masuknya Islam serta pasca gerakan Paderi. Gerakan  Paderi dijadikan sebagai unit analisis dalam melihat perubahan orientasi keilmuan tersebut dengan melakukan dikotomi pra dan pasca Paderi. Dengan menggunakan metode penelitian sejarah dengan teori gerakan sosial dan structural fungsional dalam tulisan ini melihat bahwa gerakan awal Islam dalam bentuk tareqat-tasawuf merupakan tesa. Tesa yang mempengaruhi posisi/peran ulama dalam entitas sosial. Kemudian munculnya gerakan Paderi sebagai antitesa dan pada akhirntya melahirkan sintesa yaitu adanya negosiasi antara doktrin agama dengan adat Minangkabau yang sudah dianggap sebagai pola perilaku ideal. Adat mengalami kodifikasi, di sisi lain, agama sebagai suatu sistem keyakinan dan kepercayaan diperkuat. Meskipun gerakan Paderi tidak berhasil merubah struktur sosial, kultural dan politik di Minangkabau, bahkan tidak mampu menciptakan solusi atas terjadinya konflik antara agama dan adat, namun perkembangan lain dapat diikuti, yakni mengenai semakin lebarnya ruang penetrasi ajaran agama dalam sistem kemasyarakatan orang Minangkabau.

Keywords

Paderi, Tareqat, Ulama, Minangkabau

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Khilal, K. S. (2023). Dialektika Orientasi Keilmuan Ulama di Minangkabau. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 13(1), 87–108. https://doi.org/10.15548/khazanah.v13i1.1013

##journal.references##

  1. Abdullah, Taufik. 1996. Agama dan Peubahan Sosial. LP3ES
  2. _____________, 1971, Schools and Politics : The Kaum Muda Movement in West Sumatera (1927-1933), Monograph Series , Ithaca, New York : Cornell Modern Project South East Asia Program Cornell University
  3. Abidin, H. Mas'oed, & Abdullah, Taufik. (2016). Suluah Bendang Dalam Nagari. Gre
  4. Abu Nain, Syafnir, 1988, Tuanku Imam Bonjol: Sejarah Intelektual Islam di Minangkabau 1784-1832, Esa, Padang
  5. Amran, Rusli, 1981, Sumatera Barat Hingga Plakat Panjang, Jakarta : Sinar Harapan dan Christine Dobbin, 1992, Kebangkitan Islam dalam Ekonomi Petani Petani yang Sedang Berubah, terj. Lilian D. Tedjasudhana, Jakarta: INIS
  6. Azra, Azyumardi. 2007. Jejak-Jejak Jaringan Kaum Muslim. Hikmah.
  7. Azyumardi Azra, 1995, Jaringan Ulama, Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII, Melacak Akar-Akar Pembaruan Pemikiran Islam di Indonesia, Bandung : Mizan.
  8. ______________. 2017. Surau: Pendidikan Islam Tradisi dalam Transisi dan Modernisasi. Kencana.
  9. Benda–Beckmann, Franz von, 2000, Properti dan Kesinambungan Sosial, Kesinambungan dan Perubahan dalam Pemeliharaan Hubungan –Hubungan Properti Sepanjang Masa di Minangkabau, (terjemahan Tim Perwakilan KITLV, Jakarta bersama Dr. Indira Simbolon), Jakarta : PT Gramedia Widiasarana Indonesia & Perwakilan Koninklijk Institut voor Taal Land –en Volkkenkunde
  10. Campbell, Tom, 2000, Tujuh Teori Sosial, terj. Kanisius
  11. Daya, Burhanuddin, 1995, Gerakan Pembaharuan Pemikiran Islam: Kasus Sumatera Thawalib, Yogyakarta: Tiara Wacana.
  12. Damanik, E. L. (2017). Agama, Perubahan Sosial dan Identitas Etnik. Simetri Institute
  13. Dewi, N. S., WS, H. W. S. H., & Zulfadhli, Z. 2014. Alih Aksara Dan Alih Bahasa Teks Sejarah Ringkas Auliyaullahusshalihin Syekh Burhanuddin Ulakan Yang Mengembangkan Agama Islam Di Daerah Minangkabau Versi Imam Maulana Abdul Manaf Amin Al-khatib. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 2(2)
  14. Dobbin, C. E. 1992. Kebangkitan Islam dalam Ekonomi Petani yang Sedang Berubah: Sumatra Tengah, 1784-1847. INIS
  15. Fithri, W. 2013. Mau Kemana Minangkabau?: Analisis Hermeneutika atas Perdebatan Islam dan Adat Minangkabau. Gre Publishing.
  16. Goschalk, Louis,. 1984. Mengerti Sejarah, terj.Nugroho Notosusanto, Universitas Indonesia Press.
  17. Graves, E. E. 2009. The Minangkabau Response to Dutch Colonial Rule in the Nineteenth Century. Equinox Publishing.
  18. __________, 2007. Asal-Usul Elite Minangkabau Modern: Respons terhadap kolonial Belanda abad XIX/XX. Yayasan Obor Indonesia
  19. Firdaus, 2015. Sejarah Pendidikan di Minangkabau Abad 17 dan 18 M. Disertasi S3. Pasca Sarjana IAIN Imam Bonjol Padang
  20. Latif, M. Sanusi, 1988. ”Gerakan kaum Tua Minangkabau”, Disertasi, Program Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah, Jakata.
  21. Soerjono Soekanto. 1986 Max Weber : Seri Pemikiran Sosiologi, Rajawali Press;
  22. Yulika, Febri 2017. Epistemologi Minangkabau: Makna Pengetahuan dalam Filsafat Adat Minangkabau. ISI Padangpanjang.