Main Article Content

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari kehadiran pendamping PKH sebagai ujung tombak pemerintah dalam merubah perilaku keluarga miskin supaya bisa keluarga dari kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh Pendamping PKH kepada KPM dan hambatan dalam pelaksanaan komunikasi interpersonal. Teori yang digunakan adalah teori Kredibilitas Sumber yang dikemukakan oleh Hovland, Janis dan Kelley. Pendekatan penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi interpersonal dilakukan pada aktivitas pertemuan wajib P2K2, kunjungan ke rumah dan kunjungan ke instansi yaitu dengan cara berdialog langsung dengan KPM melalui tatap muka menggunakan komunikasi verbal dan non verbal. Komunikasi verbal dilakukan secara lisan oleh pendamping selaku komunikator kepada KPM selaku komunikan melalui diskusi dan tanya jawab, dan komunikasi non verbal dalam bentuk sentuhan yang khusus dilakukan kepada disabilitas dan lansia. Sifat hubungan antara pendamping dan KPM yaitu saling ketergantungan karena masing-masing pihak memiliki kewajiban mendampingi dan didampingi, jika tidak dana bantuan di tangguhkan. Pendamping dan KPM berkomunikasi aktif pada setiap pertemuan sampai seluruh informasi yang dibutuhkan telah diperoleh dan KPM telah memaknai seluruh pesan yang disampaikan. Pesan yang disampaikan sehubungan dengan peningkatan kualitas hidup keluarga KPM dan pendamping tidak menggunakan media karena komunikasi dilakukan tatap muka. Untuk menciptakan komunikasi yang efektif pendamping menunjukan sikap keterbukaan, memotivasi, simpati dan empati serta kesetaraan, dan atas sikap yang ditunjukan oleh pendamping tercipta rasa kepercayaan dalam diri KPM sehingga pesan yang disampaikan oleh pendamping diterima dan dilaksanakan dengan baik oleh KPM. Sementara itu Hambatan pada komunikasi interpersonal yang dilakukan yaitu, keterbatasan pengetahuan, perbedaan generasi dan keterbatasan fisik.

Keywords

Interpersonal Communication the Hope Family Program (PKH) PKH Partners Beneficiary Families (KPM)

Article Details

How to Cite
Ona Sutra, E. ., Asmawi, A., & Sarmiati, S. (2020). Komunikasi Interpersonal Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) (Studi pada PKH di Kabupaten Padang Pariaman). Tabuah, 24(1), 107-116. Retrieved from https://rjfahuinib.org/index.php/tabuah/article/view/291

References

  1. Azwar, Syarifuddin. 2011. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  2. Bungin, M. Burhan. 2008. Konstruksi Sosial Media Massa. Jakarta: Kencana.
  3. Cangara, H. 2018. Pengantar Ilmu Komunikasi Edisi Ketiga. Jakarta: Raja Grafindo Persada
  4. Creswell, J.W. 2013. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan. Mixed, edisi ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  5. Devito, J. 2010. Komunikasi Antarmanusia. Professional Books. Jakarta. Bumi Aksara
  6. Effendy, O.U. 2011. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  7. Effendy, O.U. 2003. Teori dan Filisafat Komunikasi. Bandung; Citra Aditya Bakti
  8. Hardjana, Agus M. 2003. Komunikasi Intrapersonal dan Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Kanisius.
  9. Hovland, Carl L. 2007. Definisi Komunikasi. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta
  10. Ishak dan Tanjung, Hendri. 2008. Manajemen Motivasi. Jakarta: Grasindo
  11. Kurniawati, Nania Nia. 2014. Komunikasi Antarbudaya: Konsep dan Teori Dasar. Yogyakarta: Graha Ilmu.
  12. Moleong. Lexy J. 2006. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya
  13. Patton, M.Q. 2002. Qualitative Research and Evaluation Methods. New Delhi: Sage Publication
  14. Suranto, A.W. 2011. Komunikasi Interpersonal. Jogyakarta: Graha Ilmu.
  15. Adha, R. 2015. Peran komunikasi interpersonal lurah dalam Meningkatkan partisipasi masyarakat pendatangPada program hijau bersih sehat (HBS) di Kelurahaan sidomulyo kecamatan Samarinda ilir kota samarinda. eJournal Ilmu Komunikasi, Vol. 3 No. 1: 398-415
  16. Ilutagaol, E.E dan Agustin, H. 2012. Komunikasi interpersonal petugas kesehatan dalam Kegiatan posyandu di wilayah kerja puskesmas Muara Siberut Kabupaten Mentawai. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 6, No.2: 104-114
  17. Ningtias, T. 2016. Analisis Komunikasi Interpersonal Bagian Pelayanan Dan Administrasi Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Samarinda Dalam Menangani Keluhan Pelanggan.eJournal Ilmu Komunikasi, Vol. 4 No. 3: 399-409
  18. Sari, R.N dan Prasetio. A. 2017. Proses komunikasi interpersonal penyuluh dan ibu rumah Tangga dalam kegiatan penyuluhan program keluarga Berencana (Studi Kasus pada Penyuluh dan Ibu Rumah Tangga di Desa Bojong, Kabupaten Garut). eProceeding of Management: Vol.4, No.2: 2125-2132
  19. Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2017 Tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai
  20. Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia No. 1 Tahun 2018 Tentang Program Keluarga Harapan