Main Article Content

Abstract

Tujuan tulisan ini  untuk menganalisis perjalanan hidup Hamka sehingga dapat diidentifikasi latar minat istimewa sejarah Hamka, termasuk pengaruh faktor agama, pendidikan dan sosio-kultural terhadap persepsi dan interpretasi sejarah Hamka.  Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan historiografi. Latar belakang minat istimewa Hamka di bidang sejarah: Pertama, Hamka berasal dari lingkungan keluarga yang islami, sehingga Hamka dididik dengan semangat dan jiwa Islam. Pandangan hidup Hamka yang Islami ini terakumulasi pada dua sasaran, yaitu demi perjuangan Islam dan kewajiban moril terhadap bangsa. Kedua, bahaya yang mengancam Islam justeru dari lapangan kebudayaan, untuk itu Hamka terpanggil berkiprah di lapangan kebudayaan, khususnya tentang sejarah Islam. Ketiga, karena penulisan sejarah Islam di Indonesia di dominasi oleh penulis asing, maka banyak terjadi kekeliruan dan kesalahan data  yang tidak sesuai dengan fakta yang ada, hal ini disebabkan kepentingan kolonial dan kepentingan misionaris Kristen. Pandangan Hamka terhadap sejarah dipengaruhi oleh agama Islam, pendidikan, dan sosio-kultural, sehingga bagi Hamka sejarah Islam itu adalah sejarah dan agama Islam. Hamka adalah sejarawan dari masyarakat dan sejarawan otodidak, yang dibentuk oleh lingkungan keluarga, lingkungan alam tempat kelahirannya, kondisi zaman dan masyarakat tempat ia tumbuh dan hidup di tanah kelahirannya, Minangkabau, serta di perantauan yang berpindah-pindah

Keywords

Hamka Islamic historian Islamic historiography

Article Details

How to Cite
Hakim, L., Meria, A., Sandora, L., Aisyah, S., & Yulniza. (2020). Dari Minangkabau Untuk Dunia Islam: Melacak Pemikiran Hamka sebagai Sejarawan Islam. Tabuah, 24(1), 25-38. Retrieved from https://rjfahuinib.org/index.php/tabuah/article/view/270

References

  1. Abdullah, Taufik, “Tesis Weber dan Islam di Indonesia” dalam Taufik Abdullah, ed, Agama, Etos Kerja, dan Perkembangan Ekonomi, Jakarta: LP3ES, 1979
  2. Abdullah, Taufik, Sejarah dan Masyarakat: Lintasan Historis Islam di Indonesia, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1987, Cet. ke-2
  3. Abdullah, Taufik, “Hamka dalam Stukrur dan Dinamik Keulamaan”, dalam Nasir Tamara, dkk, (Penyunting), Hamka di Mata Hati Umat, Jakarta: Sinar Harapan, 1996
  4. Ali, A. Mukti, “Penulis Sejarah Islam di Indonesia”, dalam H. A. Muin Umar, dkk, Penulisan Sejarah Islam di Indonesia dalam Sorotan, Yogyakarta: Dua Dimensi, 1985
  5. Ali, Fachri, “Hamka dan Masyarakat Islam Indonesia: Catatan Pendahuluan Riwayat dan Perjuangannya”, Prisma, No. 2, Februari 1983, Tahun XII
  6. Ali, Mohammad, “Beberapa Masalah tentang Historiografi Indonesia”, dalam Soedjatmoko, dkk, Historiografi Indonesia Sebuah Pengantar, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1995
  7. Ankersmit, F. R., Refleksi tentang Sejarah: Pendapat-pendapat Modern tentang Filsafat Sejarah, terjemahan Dick Hartoko, Jakarta: Gramedia, 1989
  8. Arnold, T. W., Sejarah Da’wah Islam, Penerjemah A. Nawawi Rambe, Judul Asli “The Preaching of Islam:A History of the Propagation of the Muslim Faith”, Jakarta: Wijaya, 1979
  9. al-Attas, Sayyed Naguib Preliminary Statement on a General Theory of Islamizations of the Malay-Indonesia Archipelago, Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka, 1969
  10. Azra, Azyumardi, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara XVIII dan XVIII, Bandung: Mizan, Cet. ke-4, 1998
  11. Azra, Azyumardi, Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal, Bandung: Mizan, 2002
  12. Azra, Azyumardi, Historiografi Islam Kontemporer: Wacana Aktualitas dan Aktor Sejarah, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002
  13. Azra, Azyumardi, Azyumardi Azra, “Syi’ah di Indonesia: Antara dan Realitas” dalam Ulumul Qur’an, No. 4, Vol. IV, 1995, h. 4-19
  14. Basri, Ikwan Abidin, Sirah Islam Indonesia, dalam http://www.mail-archive.com/rantau- net@rantau.net.com/msg23303.htm 1
  15. Benda, Harry J., “Kontinuitas dan Perubahan dalam Islam di Indonesia”, dalam Taufik Abdullah, Islam di Indonesia, Jakarta: Tintamas, 1975
  16. Boland, B. J., Pergumulan Islam di Indonesia, penerjemah Saafroeding Bahar, Judul Asli “The Struggle of Islam in Modern Indonesia 1945-1970”, Jakarta: Grafiti Pers, 1985
  17. Buchari, S. Ibrahim, Sedjarah Masuknya Islam dan Proses Islamisasi di Indonesia, Djakarta: Publicita, 1971
  18. Burger, D. H. dan Prajudi Atmosudirdjo, Sedjarah Ekonomis Sosiologis Indonesia, Djilid Pertema, Djakarta: Pradjnja Paramita, 1960
  19. Djajdiningrat, P. A. Hosein, “Islam di Indonesia”, dalam Islam Djalan Mutlak, Kenneth Morgan (Editor), diterjemahkan oleh Abu Salamah et.al., Djakarta: Pembangunan, 1963
  20. Drewes, G. W. J., “Pemahaman Baru tentang Kedatagan Islam di Indonesia”, dalam Ahmad Ibrahim, dkk, Penerjemah A. Setiawan Abadi, Judul Asli “Readings on Islam in Southeast Asia”, Jakarta: LP3ES, 1989
  21. Setiawan Abadi, “New Light on the Coming of Islm to Indonesia?” dalam BKI, 124,, 2 (1968)
  22. D. S., Sides Sudyarto, “Hamka : Ideaisme Relligius”, dalam Nasir Tamara, Buntaran Sanusi dan Vincent Dhauhari (Penyunting), Hamka Mata Hati Umat, Jakarta: Sinar Harapan, 1996
  23. Emzita, “Ayah Masih Tetap Sediakala”, dalam Nasir Tamara, (Eds), Hamka di Mata Hati Umat, Jakarta: Sinar Harapan, 1996
  24. Esposito, John L., Ensiklopedi Oxford Dunia Islam, Penerjemah Eve Y. N., dkk, Judul Asli “The Oxford Encylopedia of the Modern Islamic Wordl, Bandung: Mizan 2001
  25. Gazalba, Sidi, Pengantar Sejarah sebagai Ilmu, Jakarta: Bharatara Karya Aksara, 1981, Cet.ke-2
  26. Geertz, Clifford, “Agama Jawa”, dalam Ahmad Ibrahim, dkk, Islam di Asia Tenggara:Perkembangan Kontemporer, Penerjemah Hasan Basari, Judul Asli “Readings on Islam in Southeast Asia”, Jakarta: LP3ES, 1990
  27. Graff, H. J. De, Cina Muslim di Jawa Abad XV dan XVI: Antara Historitas dan Mitos, penerjemah Alfajri, Yogyakarta: Tiara Wacana, 1998, h. Terjemahan dari Chinese Muslims in Java in the 15th dan 16th Centuries: The Malay Annals of Semarang and Cerbon.
  28. Hakim, Lukmanul, dkk, “Sentralisasi Islam Marginal: Konstribusi Azyumardi Azra dalam Historiografi Islam Meloayu Nusantara”, Tsaqafah, Volume 15, Number 2, November 2019, h. 293-294.
  29. Hakim, Lukmanul, dkk, “Historiografi Modern Indonesia: Dari Sejarah Lama Menuju Sejarah Baru”, Jurnal Khazanah, Volume VIII, Nomor 16, Juli-Desember 2018, h. 57.
  30. Hamka, “dari Hati ke Hati, suatu komentar terhadap Seminar Pendahuluan Sejarah Islam di Indonesia”, 13-16 Rabiul Akhir 1400, 29 Februari-2 Maret 1980, di Jakarta, Panji Masyarakat, No. 291 Tahun XXI, (15 Maret 1980)
  31. Hamka, Dari Perbendaharaan Lama, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1982, Cet. ke-2
  32. Hamka, Sejarah Umat Islam, Singapura: Pustaka Nasional Pte Ltd, Cet. ke-4, 2002
  33. Hamka, Kenang-kenangan Hidup, Jilid 1, Jakarta: Bulan Bintang, 1974, Cet. ke-3
  34. Hamka, Kenang-kenangan Hidup, Jilid 2, Jakarta: Bulan Bintang, 1974
  35. Hamka, Ayahku: Riwayat Hidup DR. H. Abdul Karim Amrullah dan Perjuangan Kaum Agama di Sumatera, Jakarta: UMMINDA, Cet. ke-4, 1928
  36. Hamka, Tasauf Modern, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1987
  37. Hamka, Lembaga Budi, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1983
  38. Hamka, Ghirah dan Tantangan terhadap Islam, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1982
  39. Hamka, Islam dan Adat Minangkabau, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1984
  40. Hamka, Rusydi dan Iqbal Emsyarif A. R. F. Saimina, Kebangkitan Islam dalam Pembahasan, t.tp: Yayasan Nurul Islam, .t.th
  41. Hanani, Silfia, Sirah Islam di Indonesia, dalam http://swaramuuslim.net/comments.php? Id=1009010C
  42. Hasymy, A., Sejarah Masuk dan Berkembanganya Islam di Indonesia: Kumpulan Prasaran pada Seminar di Aceh, PT. Al-Ma’arif, 1993, Cet. ke-3
  43. Jassin, H. B., Kesusastraan Indonesia Modern, Jakarta: Gramedia, 1985
  44. Kartodirdjo, Sartono, Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metode Sejarah, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  45. Kuntowijoyo, Metodologi Sejarah, Yogyakarta: Tiara Wacana Ilmu, 1994
  46. Moeljianto dan Taufiq Ismail, Prahara Budaya: Kilas Balik Ofensif Lekra/PKI dkk (Kumpulan Dokumen Pergolakan Sejarah), Bandung: Mizan, 1995, Cet. ke-20
  47. Noer, Deliar, “Yamin dan Hamka: Dua Jalan Menuju Identitas Indonesia”, dalam Anthony Reid dan David Marr, (Eds), Dari Raja Ali Haji Hingga Hamka: Indonesia dan Masa Lalunya, Penerjemah: Th. Sumarthana, Judul Asli: “Perceptions the Past in Southeast Asia”, Jakarta: Grafiti Pers, 1983
  48. Salam, Solichin, dkk, Kenang-kenangan Hidup 70 Tahun Buya Hamka, Jakarta: Pustaka Panjimas, 1983
  49. Salman dan Lukmanul Hakim, “Format Historiografi Islam Nusantara”, Majalah Ilmiah Tabuah: Ta’limat, Agama, Budaya dan Agama, Volume 23, No. 1, Edisi Januari-Juni 2019, h. 60-61.
  50. Soedjatmoko, Pendahuluan dalam Historiografi Indonesia Sebuah Pengantar, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1995
  51. Suyanegara, Ahmad Mansur, Menemukan Sejarah: Wacana Pergerakan Islam di Indonesio, Bandung: Mizan, 1998, Cet. ke-4
  52. Syaikhu, A., “Hamka, Ulama, Pujangga”, dalam Nasir Tamara, Buntaran Sanusi dan Vincent Djauhari, (Penyunting), Hamka di Mata Hati Umat, Jakarta: Sinar Harapan, 1984
  53. Toeh, Datoek, Tambo Alam Minagkabau: Serial Sastra Budaya Minangkabau, (Bukittinggi: Pustaka Indonesia
  54. Wahid, Abdurrahman, “Benarkah Buya Hamka Seorang Besar? Sebuah Pengantar”, dalam Nasir Tamara, (Eds), Hamka di Mata Hati Umat, Jakarta: Sinar Harapan, 1996
  55. Yatim, Badri, Sejarah Peradaban Islam: Dirasah Islamiyah II, Jakarta: Rajawali Pers, 2000, Cet. ke-11
  56. Zed, Mestika, “Hamka dan Studi Islam di Indonesia”, dalam HISTORIA Jurnal Pendidikan Sejarah, No. 3, Vl. II (Juni), 2001