Main Article Content

Abstract

Museum Rumah Kelahiran Buya HAMKA adalah museum khusus yang di dalamnya terdapat koleksi-koleksi peninggalan Buya HAMKA, berdirinya Museum Rumah kelahiran Buya HAMKA ini pada tahun 2000 dan selesai pada tahun 2001, bangunan museum ini berbentuk rumah gadang yang mencerminkan identitas Minangkabau, dalam pembangunan Museum Rumah Kelahiran Buya HAMKA ini di beri dana dari ABIM (Angkatan Belia Islam Malaysia) dan pemerintah Kabupaten Agam. Museum Rumah Kelahiran Buya HAMKA ini masih belum sesuai dengan konsep museum yang seharusnya. Partisipasi Pemerintah Kabupaten Agam khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata sudah mempunyai target sasaran terhadap museum ini, akan tetapi  perhatian Pemerintah Kabupaten Agam masih kurang karena bisa dilihat dari segi pengelolaan, tata letak koleksi, koleksi yang kurang terawat, fasilitas yang kurang memadai, pemahaman manajerial masih kurang, dan juga minat pengunjung lokal masih kurang.

Keywords

Hamka Museum Pengelolaan

Article Details

How to Cite
Rahmad Kurnia Illahi, Miswar Munir, & Arki Auliahadi. (2020). Sejarah dan Perkembangan Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka. Tabuah, 24(1), 67-74. Retrieved from https://rjfahuinib.org/index.php/tabuah/article/view/257

References

  1. Abdurrahman, Dudung, Metode Penelitian Sejarah, Jakarta: PT Logos Wacana Ilmu, 1999.
  2. A Shamad, Irhas, Ilmu Sejarah Perspektif Metodolgis dan Acuan Penelitian, Jakarta: Hayfa Press, 2003.
  3. Akhiyar Saputra, Juru pelihara Museum Rumah Kelahiran Buya HAMKA, wawancara langsung, pada tanggal 17 Februari 2019.
  4. Asiarto, Lutfi, dkk, Pedoman Museum Indonesia, Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2012.
  5. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, UPTD Museum Nagari Adityawarman, Profil Museum Nagari Adityawarman, Padang: Museum Nagari Adityawarman, 2014.
  6. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Agam, Profil Museum Kelahiran Buya Hamka, Agam: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, 2018.
  7. Liza Dewi Laskarina, “Pembangunan Museum Adityawarman dan Perannya Dalam Dunia Pariwisata”, Skripsi Pdf, Padang: UNAND, 2015. Diakses dari: scholar.unand.ac.id/269/1/201507231008rd_skripsi%20okk.pdf. Tanggal 20-maret 2019.
  8. Mutia, Riza, dan Tim, Buku Petunjuk Museum Adityawarman, Padang: Museum Nagari Adityawarman, 2012.
  9. Yulianto, Kresno, Di Balik Pilar-Pilar Museum, Jakarta Selatan: Wedatama Widya Sastra, 2016.