##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan Islam dalam perkembangan pendidikan di Dunia Melayu melalui pendekatan studi literatur. Islam telah menjadi elemen fundamental dalam membentuk identitas budaya dan sosial masyarakat Melayu sejak abad ke-13. Pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai medium penyebaran ajaran agama, tetapi juga sebagai sarana pembentukan akhlak dan pengembangan intelektual umat. Kajian ini memfokuskan pada analisis historis terhadap institusi pendidikan Islam seperti pondok, madrasah, dan pesantren, serta gagasan Islamisasi ilmu yang diperkenalkan oleh Syed Muhammad Naquib al-Attas. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan Islam di Dunia Melayu telah mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu duniawi dalam kerangka nilai-nilai Islam, membentuk tradisi keilmuan yang unik dan berakar kuat pada budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan mengumpulkan dan menganalisis literatur dari berbagai sumber akademik dan historis untuk menggambarkan dinamika pendidikan Islam di kawasan tersebut. Hasil kajian menegaskan bahwa pendidikan Islam memainkan peran penting dalam membentuk peradaban Melayu dan terus relevan dalam menghadapi perubahan zaman.

Keywords

Islam, pendidikan Melayu, Islamisasi ilmu, tanah melayu

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Alivia, M., Nelmawarni, N., & Erasiah, E. (2025). Islam dan Pendidikan di Dunia Melayu Islam. Majalah Ilmiah Tabuah: Ta`limat, Budaya, Agama Dan Humaniora, 29(1), 9–16. https://doi.org/10.37108/tabuah.v29i1.2350

##journal.references##

  1. Al-Attas, S. M. (1986). A Commentary on the Hujjat al-Siddiq of Nur al- Din al Raniri. . Kuala Lumpur: Ministry of Culture
  2. Alfarizi, M. R., Maryamah, M., Wulandari, C. A., & Maharani, N. (2023). Analisis Sejarah Perkembangan Islam Dan Asal-Usul Bangsa Melayu Di Nusantara (Indonesia). Jurnal Multidisipliner Kapalamada, 2(04), 217–226. https://doi.org/10.62668/kapalamada.v2i04.800
  3. Azra, A. (1994). Jaringan Ulama, Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII. Bandung . Bandung : Mizan.
  4. Effendy. (2006). Tunjuk Ajar Melayu. Yogyakarta: Adicita.
  5. Halim, A., Alfani, M., Sekolah, A., Agama, T., Ibnu, I., & Batam, S. (2023). Peninggalan Kesultanan Islam Di Tanah Melayu Sebuah Pembaruan Pendidikan Islam Dan Tamadun Melayu. Jurnal Arriyadhah, XX(Ii), 49–55. https://jurnalstaiibnusina.ac.id/index.php/ary
  6. Irawati, D., Masyithah, Q., Dafirsam, D., & Burhanuddin, N. (2024). Integrasi Ilmu dan Agama Sebagai Islamisasi Ilmu Pengetahuan. Indonesian Research Journal on Education, 4(2). https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.444
  7. Junaidi. (2014). Islam dalam Jagad Pikir Melayu. Al-Turāṡ, 48.
  8. La Adu, Bahaking Rama, & Muhammad Yahdi. (2023). Islamisasi Ilmu Pengetahuan. CBJIS : Cross-Border Journal of Islamic Studies, 5(1), 21–33. https://doi.org/10.37567/cbjis.v5i1.2108
  9. Mohd Nor, M. R. (2011). Sejarah dan Perkembangan Pendidikan Islam di Malaysia Wan Mohd Tarmizi Wan Othman. Jurnal At-Ta’dib, 6(1), 60–78. https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/tadib/article/viewFile/547/485
  10. Muhammad Torik, d. (2022 ). Kontribusi Pemikiran Islam Dalam Peradaban Melayu . Medina-Te : Jurnal Studi Islam , 48.
  11. Nor Asiah, I. S., Mohd Othman, Y., & Hafizah, K. (2014). Persidangan antarabangsa pengajian islamiyyat kali ke-3 (irsyad2017) 3. Persidangan Antarabangsa Pengajian Islamiyyat Kali Ke-3 (Irsyad2017), 3, 445–464. http://conference.kuis.edu.my/irsyad/images/eproceeding/2017/1015.pdf
  12. Roza, E. (2016. ). Sejarah Tamadun Melayu.. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
  13. Saadon, R., Ariffin, K., & Saat, I. (2015). Perkembangan Pendidikan orang Melayu di Malaya sebelum kemunculan Western-Type-Education. Jurnal Perspektif, 8(2), 79–96.
  14. Wahyuni, F. (2018). Islamisasi Ilmu Pengetahuan (Upaya Mengurai Dikotomi Ilmu Pengetahuan dalam Islam). QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 10(2), 10.