##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Abstract

Kesultanan Mughal merupakan salah satu kesultanan Islam yang besar di era Islam klasik, sumbangsih Mughal bagi peradaban Islam di India sangat besar baik dari segi politik, budaya, arsitektur, dan ekonomi. Dalam bidang ekonomi Mughal telah mandiri sebelum kedatangan EIC di kesultanan tersebut tahun 1610, Mughal telah banyak mengekspor hasil pertanian dan pertambangan mereka baik ke Asia dan Eropa dengan bekerjasama pada saudagar Muslim, serta penguasa tanah baik Muslim dan Hindu. Kedatangan EIC di Kesultanan Mughal telah merubah tatanan ekonomi yang ada sebab EIC dalam memuluskan usahanya sering melakukan kontrak dengan tuan tanah dan suap menyuap kepada aparatur Mughal sehingga memberikan implikasi yang besar bagi perkembangan ekonomi Islam di Kesultanan Mughal. EIC juga memainkan monopoli di India dan luar India sehingga menjadikan matinya ekonomi Islam dan akhirnya banyak saudagar dan tuan tanah Muslim yang menginduk pada EIC demi berlangsungnya bisnis mereka.

Keywords

Kesultanan Mughal, Saudagar Muslim, Ekonomi, dan EIC

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Dudung Abdurrahman, Luqman Al Hakim, Ilhamzah, & Muhammad Muzir Azyumardi. (2024). PERDAGANGAN EIC (THE ENGLISH EAST HINDIA COMPANY) DAN PEREKONOMIAN UMAT ISLAM DI KESULTANAN MUGHAL INDIA, 1610-1630 M. Khazanah: Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 14(1). Retrieved from https://rjfahuinib.org/index.php/khazanah/article/view/1314

##journal.references##

  1. Abdurrahman, Dudung. Metodologi Penelitian Sejarah Islam. Yogyakarta: Ombak, 2019.
  2. Clulow, Adam, and Tristan Mostret. The Trade Dutch and English East India Companies Diplomacy, Trade, And Violence in Early Modern Asia. Amsterdam: Amsterdam University Press, 2018.
  3. Habib, Irfan. The Agrarian System of Mughal India (1556-1707). New York: Asia Publishing House, 1963.
  4. Husain Siddiqui, Iqtidar Husain Siddiqui. Mughal Relations With The Indian Ruling Elit. New Delhi: Munshiram Manoharlal Publisher, 1983.
  5. Krishna, Bal. Commerscial Relations between India and England (1601 to 1757). London: George Routledge & Sons, LTD, 1924.
  6. Kusdiana, Ading. Sejarah Dan Kebudayaan Islam Periode Pertengahan. Bandung: Pustaka Setia, 2013.
  7. Lapidus, Ira M. Sejarah Sosial Ummat Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 1999.
  8. Mill, James, and Wilson. The History of British India Vol 1. London: James Madden, 8, Leadenhall Street, 1848.
  9. Mukherjee, Ramkrishna. The Rise and Fall of The East India Company. Berlin: Veb Deutscher Verlag Der Wissenschaften, 1955.
  10. Raychaudhuri, Tapan, and Irfan Habib. The Cambridge Economic History of India Volume I 1200-1750. New York: Cambridge University Press, 1982.
  11. Reid, Anthony. Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 2: Jaringan Perdagangan Global. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2020.
  12. The National Archives. “How Did the Abolition Acts of 1807 and 1833 Affect the Slave Trade?” National Website, July 5, 2022. https://www.nationalarchives.gov.uk/slavery/pdf/britain-and-the-trade.pdf/.
  13. Thohir, Ajid, and Ading Kusdiana. Islam Di Asia Selatan Melacak Perkembangan Sosial Politik Islam Di India, Pakistan, Dan Bangladesh. Bandung: Humaniora, 2006.
  14. W.H, Moreland. From Akbar to Aurangzeb: A Study in India Economic History. London: The Macmillan Company, 1923.
  15. ———. The Agrarian System Of Moslem India A Historical Essay with Appendience. Allahabat: Central Book Depot, 1929.