Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif <p>Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (Al- Ma'arif: IPII) adalah publikasi berkala dengan akses terbuka, yang diterbitkan oleh Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang. Jurnal Al- Ma'arif berkaitan dengan aspek yang sesuai dengan kajian Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam yang berdiri pada 2021 untuk Vol 1, No 1. </p> en-US lailaturrahmi@uinib.ac.id (Lailatur Rahmi) nurulzalmi@uinib.ac.id (Fadhila Nurul Husna Zalmi) Tue, 12 Oct 2021 04:58:20 +0000 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PUBLISH OR PERISH: ANALISIS BIBLIOMETRIKA TERHADAP LITERATUR TENTANG COVID-19 PADA PANGKALAN DATA SITASI GOOGLE CENDIKIA TAHUN 2019 - 2021 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/484 <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Bibliometric analysis can provide current topic directions and future research trends. This study uses a Google Scholar database on COVID-19 from 2019-2021 which was extracted from the Publish or Perish application in one iteration. To visualize the results of the bibliometric analysis, the VOSviewer application is used. A total of 964 publications on the topic of COVID-19 were identified. Lauer et al, 2020 obtained the highest citations. But X Wang is the most influential researcher in COVID-19 research on the GS database. The most published publications on COVID-19 were MedRxiv (preprint) and the Journal of Microbiology, Immunology, and Infection, while Elsevier ranked the highest (209) as the most publisher. The term that appears the most in the title is "covid" 797 times. In the abstract, research on COVID-19 begins with the topic of “confirmed case”, “new coronavirus”, “death”, etc. then develops into “sar”, “cause”, “India”, “vaccine”, “management.” Current research trends predict an increase in the number of global publications on COVID-19. Authors from China made the most prominent contributions in this important field. Vaccines and management of COVID-19 are the topics of future research.</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><em>A</em><em>nalisis bibliometrik</em><em>a</em><em> dapat memberikan arah topik </em><em>terkini</em><em> dan tren penelitian masa depan. </em><em>Penelitian ini menggunakan pangkalan data Google Cendikia tentang COVID-19 dari tahun 2019-2021 yang diekstrak dari aplikasi Publish or Perish dengan satu kali iterasi. Untuk memvisualisasikan hasil analisis bibiliometrika tersebut digunakan aplikasi </em><em>VOSviewer</em><em>. </em><em>Total </em><em>964 </em><em>publikasi tentang topik COVID-19 </em><em>ter</em><em>identifikasi</em><em>. </em><em>Lauer et al, 2020 memperoleh sitasi paling tinggi. Namun X Wang merupakan peneliti yang paling berpengaruh dalam penelitian COVID-19 pada pangkalan data GC. Terbitan yang paling banyak mempublikasikan tentang COVID-19 yang paling banyak adalah MedRxiv (pra-cetak) dan Journal of Microbiology, Immunology, and Infection, sedangkan Elsevier menempati urutan tertinggi (209) sebagai penerbit terbanyak. Istilah yang paling banyak muncul pada judul, yaitu “covid” sebanyak 797 kali. Pada abstrak, penelitian tentang COVID-19 diawali dengan topik tentang “confirmed case”, “new coronavirus”, “death”, dll kemudian berkembang menjadi ‘sar”, “cause”, “India”, “vaccine”, “management.”</em><em>Tren </em><em>penelitian </em><em>saat ini memprediksi peningkatan jumlah publikasi global tentang COVID-19. </em><em>Penulis dari </em><em>Cina memberikan kontribusi paling menonjol dalam bidang penting ini. </em><em>V</em><em>aksin </em><em>dan manajemen penanganan COVID-19 </em><em>menjadi </em><em>topik penelitian</em><em> di masa depan.</em></p> <p><strong>Keywords</strong>: <em>Covid-19; SARS-Cov; bibliometrics; Google Scholar; Publish or Perish; VOSviewer</em></p> Arwendria Arwendria Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/484 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 SiDARING: E- COMMERCE NIRLABA BAHAN PERPUSTAKAAN https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/485 <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This research was conducted in order to design a service system in a library that is appropriate to the situation of Covid-19 pandemic. The research method is the R &amp; D (research and design) method. The result of the research is a service system namely SiDaRing, an acronym for Sirkulasi Dalam Jaringan (circulation in the network), for borrowing and returning services at the Library of Universitas Negeri Padang. SiDaRing is a service system adopted from e-commerce which is also commonly called a market place or online shop or commercial electronic site operated by utilizing information technology and goods delivery services.</p> <p>.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang bangun sistem layanan di perpustakaan yang sesuai di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian adalah metode R &amp; D (<em>research and design</em>). Hasil penelitian adalah sebuah sistem layanan SiDaRing akronim dari Sirkulasi Dalam Jaringan untuk layanan peminjaman dan pengembalian di UPT Perpustakaan Universitas Negeri Padang. SiDaRing adalah sistem layanan hasil adopsi dari <em>e-commerce</em> yang juga lazim disebut <em>market place</em> atau toko daring atau situs elektronik komersial yang dioperasikan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan jasa layanan pengantaran barang.</p> <p><strong>Keywords</strong>: SiDaRing; circulation; borrowing service; returning service; e-commerce; market place</p> Ardoni Ardoni Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/485 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 PERGESERAN BUDAYA PELAYANAN PERPUSTAKAAN PADA MASA PANDEMI DI PERPUSTAKAANPROKLAMATOR BUNG HATTA BUKITTINGGI https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/490 <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>During the Covid-19 pandemic that occurred from the beginning of 2020 until now, it has greatly affected normal human activities, including activities in the library. Service activities in libraries have shifted to online to avoid direct contact between librarians and users as this action is taken to prevent and transmit the Covid-19 virus. The purpose of the study was to determine the cultural shifts that occurred in the service at the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. The research method used in solving this problem is a qualitative approach, namely by describing service activities that occur to users who are taking place during the Covid-19 pandemic at the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. The data of this research were obtained through direct observation and interviews with users and librarians in the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. The result of this research is the occurrence of a cultural shift in providing services to circulation services, reference services, children's services, and membership services that occur in the Proclaimer Bung Hatta Bukittinggi library. This shift in service culture occurs because of adjustments and new rules that must be applied in library services. Among them is the application of the Health protocol before entering the library room.</p> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Pada masa pandemic Covid-19 yang terjadi dari awal tahun 2020 hingga saat sekarang ini sangat berdampak terhadap aktivitas normal yang dilakukan manusia, termasuk juga kegiatan di perpustakaan. Aktivitas pelayanan di perpustakaan mengalami pergeseran menjadi online untuk menghindari kontak langsung antara pustakawan dan pemustaka sebagai Tindakan ini dilakukan dalam pencegahan dan penularan virus Covid-19. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pergeseran budaya yang terjadi dalam pelayanan di perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan dalam pemecahan permasalahan ini adalah pendekatan kualitatif yakni dengan mendeskripsikan kegiatan pelayanan yang terjadi kepada pemustaka yang sedang berlangsung di masa pandemic Covid-19 di perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara langsung kepada pemustaka serta pustakawan yang ada di perpustakaan Proklamator Bung Hatta di Bukittinggi. Hasil dari penelitian ini adalah terjadinya pergeseran budaya dalam melakukan pelayanan pada layanan sirkulasi, layanan referensi, layanan anak, serta layanan keanggotaan yang terjadi di perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi. Pergeseran budaya pelayanan ini terjadi karena adanya penyesuaian dan aturan-aturan baru yang harus diterapkan dalam pelayanan di perpustakaan. Diantaranya penerapan protocol Kesehatan sebelum memasuki ruang perpustakaan.</p> Nurul Zalmi, Fathonah Az Zahra Zalmi Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/490 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 PENGGUNAAN E-RESOURCES OLEH MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN SELAMA PANDEMI COVID 19 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/489 <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>One of the key components to support the learning process in higher education is the effectiveness and practicality of finding information resources, both printed and electronic. The emergence of the use of information technology services brings tremendous changes in the processing and retrieval of information. Electronic resources are now used more often than print resources. This study uses an online survey designed to explore the situation of users in using electronic resources offered by the UIN Imam Bonjol Padang Library during the COVID-19 pandemic in the 2020/2021 academic year. This research is an attempt to understand the awareness and use of e-resources in academic libraries and to find out the problems faced by librarians and users in accessing e-resources. This study uses a descriptive quantitative research approach and uses a questionnaire as the main instrument for data collection. Online surveys are distributed using Google Forms through various social media platforms. The population is active students of the Faculty of Adab and Humanities totaling 60 people. The results of the study show that the use of electronic resources is still minimal during this critical period. Most students use electronic resources only to update knowledge and fulfill lecture assignments and very few refer to them for writing scientific papers or final assignments. Databases as well as electronic journals are the most preferred resources. The results and recommendations of this study are expected to be useful for the UIN Imam Bonjol Padang Library, especially in terms of knowing the problems they face when looking for electronic resources.</em></p> <p><strong><em>ABSTRAK</em></strong></p> <p><em>Salah satu komponen kunci penunjang proses pembelajaran pada pendidikan tinggi adalah keefektifan dan kepraktisan dalam penemuan sumber daya informasi, baik tercetak maupun elektronik. Munculnya penggunaan layanan teknologi informasi membawa perubahan luar biasa dalam pemrosesan dan pencarian informasi. Sumber daya elektronik sekarang lebih sering digunakan daripada sumber daya cetak. Penelitian ini menggunakan sebuah survei online yang dirancang untuk mengeksplorasi situasi pemustaka dalam menggunakan sumber daya elektronik yang ditawarkan oleh Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang&nbsp; selama pandemi COVID-19 di tahun ajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan upaya untuk memahami kesadaran dan penggunaan e-resources di perpustakaan akademik dan untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh pustakawan dan pengguna dalam akses e-resources. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif deskriptif dan menggunakan kuesioner sebagai instrumen utama untuk pengumpulan data.&nbsp;Survei online didistribusikan menggunakan Google Formulir melalui berbagai platform media sosial.&nbsp;Populasi adalah Mahasiswa aktif Fakultas Adab dan Humaniora berjumlah 60 orang. Hasil penelitian menunjukkan masih minimnya penggunaan sumber daya elektronik selama masa kritis ini. Sebagian besar mahasiswa menggunakan sumber daya elektronik hanya untuk update pengetahuan dan memenuhi tugas perkuliahan dan sedikit sekali yang merujukanya untuk penulisan karya ilmiah atau tugas akhir.&nbsp; Database serta jurnal elektronik adalah sumber daya yang paling disukai.&nbsp; Hasil dan rekomendasi penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang, khususnya dalam hal mengetahui masalah yang mereka hadapi ketika mencari sumber daya elektronik.</em></p> Lailatur Rahmi Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/489 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 RANCANGAN BUKU PEDOMAN LAYANAN DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI SUMATERA BARAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/486 <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p><em>The research is motivated because of the many changes that occurred in the existing services at the Archives and Libraries of West Sumatra Province during this pandemic. The purpose of this research is to make a draft of the service manual for the archives and libraries of the province of West Sumatra during the Covid-19 pandemic, in order to make it easier for users to understand and find out about service changes implemented during the Covid-19 pandemic. This research is a development research. The research procedure consists of several stages, namely conducting needs analysis, designing products, developing products, and conducting trials. The result of product development is that the Design Guidebook is effective with the highest score of 42.85%. The trial results have also proven that the result is valid which can be proven by the A value and practical with the highest value of 42.85%. Thus, it can be concluded that the product of the Service Manual for the Service of Archives and Libraries of West Sumatra Province during the Covid-19 Pandemic is feasible to use. </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Guidebooks, Library services, covid-19, Archives and Libraries Office of West Sumatra Province.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><em>Penelitian dilatarbelakangi Karena banyaknya perubahan yang terjadi pada layanan yang ada di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat pada saat masa pandemi ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat Rancangan Buku Pedoman Layanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Pada Masa Pandemi Covid-19, guna untuk mempermudah pemustaka dalam memahami dan mengetahui perubahan layanan yang diterapkan selama pandemi covid-19 ini. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Prosedur penelitian terdiri dari beberapa tahapan, yaitu melakukan analisis kebutuhan, merancang produk, mengembangkan produk, dan melakukan uji coba. Hasil dari pengembangan produk adalah Rancangan Buku Pedoman sudah efektif dengan nilai tertinggi 42,85%. Hasil uji coba juga sudah membuktikan bahwa yang dihasilkan adalah valid yang dapat dibuktikan dengan nilai A dan praktis dengan nilai tertinggi 42,85%. Demikian dapat disimpulkan bahwa produk Buku Pedoman Layanan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Pada Masa Pandemi Covid-19 ini telah layak untuk digunakan. </em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Kata Kunci:</em></strong><em> Buku Pedoman, layanan Perpustakaan, covid-19, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat.</em></p> Tira Oktia Putri, Dian Hasfera, Fadhila Nurul Husna Zalmi Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/486 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 INDEKS VIRUS-VIRUS PEMICU KEMATIAN MASSAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/487 <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>This research is motivated by the emergence of the current Covid-19 Virus. With the emergence of Covid-19, there are many public assumptions about viruses that all viruses are considered deadly even though not all viruses are deadly. The weaknesses of society in dealing with their conditions are delays in handling, lack of clear knowledge and information, especially the lack of educational resources or learning media for children on how to deal with a virus outbreak. In fulfilling information, many people see information through the internet, but not all the news that is disseminated is accurate. The purpose of this research is how to design a product in the form of an index book of the viruses that trigger mass death. The index book of the viruses that trigger mass death will later help readers to find out and understand the information that is available in a valid, effective and practical manner. This index book of viruses that trigger mass death is declared valid because it has collaborated with a validator of library scientists and an expert validator in the field of health sciences. The type of research used is Development Research. The stages that are passed in product development are needs analysis, product design, product creation and product trial evaluation. The results of this study show that the book Index of viruses that trigger mass death can be used by readers in understanding the name of the virus, the symptoms it causes, how to prevent it, a brief description and references about these viruses.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian&nbsp; ini dilatarbelakangi oleh munculnya Virus Covid-19 saat ini. Dengan munculnya Covid-19 banyak asumsi-asumsi masyarakat mengenai virus bahwa semua virus-virus dianggap mematikan padahal tidak semua virus itu yang mematikan. Kelemahan masyarakat dalam menghadapi kondisinya yaitu keterlambatan penanganan, kurangnya pengetahuan serta informasi yang jelas terutama minimnya sumber edukasi atau media pembeljaran untuk anak-anak bagaimana menghadapi suatu wabah virus. Dalam memenuhi informasi banyak masyarakat melihat informasi melaui internet, akan tetapi tidak semua berita yang disebarkan akurat. Tujuan dari penelitian ini yaitu bagaimana merancang produk berupa buku indeks virus-virus pemicu kematian massal. Buku Indeks virus-virus pemicu kematian massal ini nantinya akan membantu pembaca untuk mengetahui dan memahami informasi yang tersedia secara valid, efektif dan Praktis. Buku Indeks Virus-virus pemicu kematian massal ini dinyatakan valid karena sudah berkolaborasi dengan validator ahli ilmu perpustakaan dan Validator Ahli bidang Ilmu kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan yaitup penelitian pengembangan <em>(Development Research). </em>tahapan-tahapan yang dilalui dalam pengembangan produk taitu analisis kebutuhan, merancang produk, membuat produk dan evaluasi uji coba produk. Hasil penelitian ini menunjukan buku Indeks virus-virus pemicu kematian massal ini sudah dapat digunakan pembaca dalam memahami tentang nama virus, gejala yang ditimbulkan, bagaimana upaya pencegahanya, deskripsi singkat dan referensi-referesni mengenai virus-virus tersebut.</p> <p><strong>Keywords</strong>: Index, Covid-19, Deadly viruses, Education</p> Fikratul Rahmah, Arwendria Arwendria, Dian Hasfera Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/487 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 PRODUK DAN KASUS HUKUM SERTA SOSIALISASINYA DALAM MASYARAKAT VIRTUAL DI MASA PANDEMI https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/488 <p><strong>ABSTRACT </strong></p> <p>The purpose of this study is to describe legal cases in virtual communities and socialize legal products for virtual communities, especially during the Covid-19 pandemic. The research method is literature study, both printed and digital. Socialization about legal products to the public needs to be done, at least reducing the desire to violate the law in the virtual world. The government is the first party to socialize legal products that are issued and enforced. Socialization can be done virtually through social media, Whatsapp groups, official government websites, YouTube channels and other digital channels.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kasus-kasus hukum dalam masyarakat virtual dan sosialisasi produk hukum untuk masyarakat virtual, terutama di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian adalah studi pustaka baik tercetak maupun digital. Sosialisasi tentang produk hokum kepada masyarakat perlu dilakukan, minimal mengurangi keinginan untuk melakukan pelanggaran hukum di dunia virtual. Pemerintah adalah pihak pertama pelaku sosialisasi produk hukum yang diterbitkan dan diberlakukannya. Sosialisasi dapat dilakukan secara virtual melalui media sosial, grup Whatsapp, situs resmi pemerintah, kanal YouTube dan saluran digital lainnya.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: legal; virtual; digital; government; violate</p> Selvi Revila, Ardoni Ardoni Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/488 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 PEMBUATAN INDEKS ARTIKEL SURAT KABAR BERSUBJEK COVID-19 DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI SUMATERA BARAT https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/483 <p>This research is motivated by the problem of the absence of a search tool in the archives and library services of the province of West Sumatra that can make it easier for users to search for information about Corona Virus Disease (Covid-19) articles correctly, the purpose of this study is to create an index as a valid, practical search tool. and effective, so that it can make it easier for users to browse information about Covid-19 articles. This type of research is development research, namely research that is used to produce certain products and can be tested for the effectiveness of these products. The stages that are passed in product development are needs analysis, product design, product development and product evaluation or testing. The results of the study were in the form of an index of newspaper articles with the subject of Covid-19 at the Archives and Library Service of West Sumatra Province. The resulting product is validated by expert validators and tested on a limited basis through individual and group trials. The test results prove that the resulting product is valid because it has been proven with an A value of 96%, effective because it has been tested with a value of 86% and practically proven by a value of 92%. The results of the questionnaire prove that the index of newspaper articles with the subject of Covid-19 can be used and makes it easier for users to search for information about Covid-19 articles.</p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: </em><em>Indeks,</em><em>Coronavirus Disease,</em><em> Covid-19, Surat Kabar, Temu Kembali Informasi, Perpustakaan Umum</em></p> Irna Irna, Mega Orina Fitri, Lailatur Rahmi, Sefri Doni Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/483 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 INOVASI PUSTAKAWAN DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KOTA PADANG MASA PANDEMI COVID-19: MEMBANGUN BUDAYA BACA MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN MESJID https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/491 <p>This article was written to find out what innovations were made by librarians to build a community reading culture through an approach to the mosque, as well as to find out what innovations and changes occurred through this mosque approach. This article was written based on the worrisome conditions in the field, especially the younger generation, especially elementary school students. Observations and interviews to collect innovation data are needed to solve this problem, therefore, this program needs to be carried out as a form of innovation in developing solutions to build community reading culture with a mosque approach and library visits by the younger generation. Based on the results of field conditions and interviews that the authors did, the method of approach with mosque administrators as a form of building a community reading culture with innovations made by librarians, one of which was an approach with mosque administrators and distributing books to the community, especially students and people old. This is done because the current conditions are not good, and COVID-19 is not going away, and it reduces people's addiction to gadgets. The innovation of distributing books to the community brings knowledge closer effectively and can enjoy it at home</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Artikel ini ditulis untuk mengetahui apa saja inovasi yang dilakukan oleh pustakawan membangun budaya baca masyarakat melalui pendekatan ke masjid, serta untuk mengetahui inovasi dan perubahan apa yang terjadi melalui pendekatan masjid ini. Artikel ini dibuat berdasarkan kondisi dilapangan&nbsp; yang memprihatinkan khususnya generasi muda terutama para pelajar tingkat sekolah dasar. Observasi dan wawancara untuk melakukan pengumpulan data inovasi diperlukan&nbsp; menyelesaikan permasalahan ini, maka dari itu, program ini perlu dilakukan sebagai wujud inovasi dalam mengembangkan solusi membangun budaya baca masyarakat dengan pendekatan masjid dan kunjungan pustaka oleh generasi muda. Berdasarkan hasil kondisi dilapangan dan wawancara yang penulis lakukan adalah, dengan metode pendekatan bersama pengurus masjid sebagai salah satu bentuk untuk melakukan membangun budaya baca masyarakat dengan inovasi yang dilakukan oleh pustakawan, salah satunya adalah pendekatan dengan pengurus masjid dan membagikan buku kepada masyarakat khusunya pelajar dan orang tua. Hal ini dilakukan karena kondisi saat ini tidak baik, dan COVID-19 tak kunjung hilang, serta mengurangi kecanduan masyarakat dengan gadget. Inovasi membagikan buku kepada masyarakat mendekatkan pengetahuan secara efektif dan bisa menikmatinya dirumah saja</p> <p><strong>K</strong><strong>eyword</strong><em>s</em> :<em> Innovation, building a reading culture, librarian</em></p> Doris Fitria Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/491 Sun, 10 Oct 2021 00:00:00 +0000 LAYANAN PERPUSTAKAAN FAKULTAS KEDOKTERAN UMUM UNIVERSITAS BAITURRAHMAH MASA PANDEMI COVID-19 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/497 <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><em>Library services provided by librarians must meet the demands of information users in the pre- and post-covid-19 era. Various libraries are now facing a paradigm shift to meet the challenges brought by Covid-19. Instead of returning to normal library activities, librarians will return to the “new normal”. One of them is experienced by the Library of the Faculty of General Medicine (FK) Baiturrahmah University in Padang City. The presence of the Covid-19 pandemic is forcing librarians to have time to adapt pedagogical practices as well as learn new virtual technologies, and develop outreach plans to ensure continued library services in remote and online environments. Other changes to the FK UNBRAH library include a greater shift in acquisition from print to electronic resources. Services for remote systems may be a bigger point of emphasis. COVID-19 has no boundaries and is changing our lives and the way we work and minimizing face-to-face interactions. So that inevitably these changes have predicted the substantial way the FK UNBRAH library has shifted in terms of physical access to print collections, facilities, collections, services, spaces and operations as a result of the Covid-19 pandemic. The traditional approach used by libraries was abandoned, and new tactics were identified to be implemented in response to the current situation as the new normal with the help of Information and Communication Technology (ICT).</em></p> <p><em>Keywords: Library Services, Covid-19, University Libraries, Paradigm Change, Baiturrahmah University. </em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><em>Layanan perpustakaan yang diberikan oleh pustakawan harus memenuhi tuntutan pengguna informasi di era pra dan pasca pandemi Covid-19. Berbagai perpustakaan kini menghadapi pergeseran paradigma untuk menghadapi tantangan yang dibawa oleh Covid-19. Alih-alih kembali ke aktivitas perpustakaan biasa, pustakawan akan kembali ke “normal baru”. Salah satunya yang dialami oleh Perpustakaan Fakultas Kedokteran Umum (FK) Universitas Baiturrahmah di Kota Padang. </em><em>Kehadiran pandemi Covid-19 memaksa</em> <em>p</em><em>ustakawan memiliki waktu untuk menyesuaikan praktik pedagogis </em><em>serta</em><em> mempelajari teknologi virtual baru, dan mengembangkan rencana penjangkauan untuk memastikan </em><em>layanan </em><em>perpustakaan yang berkelanjutan di lingkungan jarak jauh dan online. Perubahan lain pada perpustakaan</em> <em>FK UNBRAH</em><em> termasuk pergeseran yang lebih besar dalam akuisisi dari sumber daya cetak ke elektronik. Layanan untuk </em><em>sistem </em><em>jarak jauh mungkin menjadi titik penekanan yang lebih besar. COVID-19 tidak memiliki batas dan mengubah hidup kita dan cara kita bekerja dan meminimalkan interaksi tatap muka. </em><em>Sehingga&nbsp; mau tidak mau p</em><em>erubahan tersebut telah memprediksi cara substansial perpustakaan </em><em>FK UNBRAH </em><em>telah bergeser dalam hal akses fisik ke koleksi cetak, fasilitas, koleksi, layanan, ruang dan operasi sebagai akibat dari pandemi Covid-19. Pendekatan tradisional yang digunakan oleh perpustakaan ditinggalkan, dan taktik baru diidentifikasi untuk dijalankan dalam menanggapi situasi saat ini sebagai normal baru dengan bantuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). </em><em>&nbsp;</em></p> <p><em>Kata Kunci: Layanan Perpustakaan, Covid-19, Perpustakaan Universitas, Perubahan Paradigma, Universitas Baiturrahmah.&nbsp;</em></p> Imca Pero Hasfera Copyright (c) 2021 Al-Ma'arif: Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/497 Tue, 12 Oct 2021 00:00:00 +0000