Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif <p>Al-Ma'arif Journal: Islamic Library and Information Science (Al-Ma'arif: IPII) is an open-access periodical publication, issued by the Undergraduate Program of Islamic Library and Information Science, Faculty of Adab and Humanities, UIN Imam Bonjol Padang. Al-Ma'arif Journal covers aspects relevant to the study of Islamic Library and Information Science and was established in 2021 with Vol 1, No 1.</p> <p>All submitted manuscripts will be checked for similarity using Turnitin software to ensure the originality of the manuscript. This journal uses a double-blind review process, which means the identities of both the reviewers and the authors are concealed from each other during the review process.</p> <p>To facilitate this, authors need to ensure that their manuscripts are prepared in a way that does not reveal their identities.</p> <p>Al-Ma'arif Journal - IPII is licensed under the terms of the Creative Commons Attribution License. Licensees may copy, distribute, display, and create derivative works only if they cite the published article.</p> UIN Imam Bonjol Padang en-US Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam 2797-9393 SERVICE DESIGN SEBAGAI PENDEKATAN PENGUATAN LAYANAN AKSES ARSIP OLEH PUSTAKAWAN DI PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2602 <p>Perubahan lanskap layanan informasi di perguruan tinggi menuntut pustakawan untuk memperkuat kompetensi dalam mengelola dan menyediakan akses arsip secara efektif, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan terhadap arsip digital dan layanan berbasis pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana service design dapat digunakan sebagai pendekatan strategis untuk&nbsp;&nbsp;&nbsp; meningkatkan kualitas akses arsip oleh pustakawan di perpustakaan perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur integratif dengan menelaah publikasi tahun 2017–2024 terkait layanan arsip, perilaku pencarian informasi, desain layanan, dan literasi arsip digital, yang dianalisis melalui sintesis interpretatif untuk mengidentifikasi tema-tema inti penguatan layanan. Hasil kajian menunjukkan bahwa service design memungkinkan pustakawan memetakan pengalaman pengguna, mengidentifikasi hambatan akses arsip, serta merancang intervensi layanan yang lebih responsif, intuitif, dan inklusif. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan akses arsip tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan pustakawan dalam merancang pengalaman layanan yang sesuai kebutuhan pengguna. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi pada penguatan kompetensi pustakawan dan pengembangan layanan arsip modern di lingkungan perpustakaan perguruan tinggi.</p> Evi Zakiyah Fadira Az- Zahra Aldilla Jelita Putri Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 124 134 10.37108/almaarif.v5i2.2602 PEMANFAATAN ALAT TEMU KEMBALI INFORMASI PADA PERPUSTAKAAN PERGURUAN TINGGI: TINJAUAN LITERATUR BERBASIS PERKEMBANGAN LAYANAN AKADEMIK https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2603 <p>Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan pada layanan perpustakaan perguruan tinggi, terutama dalam penyediaan akses informasi melalui berbagai alat temu kembali informasi (<em>information retrieval tools</em>). Artikel ini bertujuan mengkaji bentuk, pemanfaatan, dan tantangan penggunaan alat temu kembali informasi di lingkungan perpustakaan perguruan tinggi melalui tinjauan literatur yang bersumber dari jurnal nasional dan internasional terbitan 2018–2024. Kajian menunjukkan bahwa perpustakaan akademik semakin mengandalkan sistem temu kembali seperti <em>OPAC</em>, <em>discovery tools</em>, database ilmiah, repositori institusi, dan mesin pencari akademik untuk mendukung kebutuhan akademik sivitas perguruan tinggi. Namun, efektivitas pemanfaatan alat-alat tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk tingkat literasi informasi pengguna, kualitas metadata, kemampuan penelusuran lanjutan, serta kelayakan infrastruktur digital perpustakaan. Literatur juga menegaskan bahwa optimalisasi layanan akademik memerlukan integrasi antara sistem temu kembali informasi dengan strategi pelatihan pengguna yang sistematis, pemutakhiran konten digital, dan pengembangan antarmuka pencarian yang lebih intuitif. Artikel ini merekomendasikan perlunya penguatan literasi digital dan pelatihan temu kembali bagi mahasiswa dan dosen sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pemanfaatan sumber informasi akademik secara efektif dan berkelanjutan.</p> Endah Sawitri Muhammad Rizky Riska Munadia Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 135 145 10.37108/almaarif.v5i2.2603 PENINGKATAN KETERAMPILAN PENELUSURAN INFORMASI INTERNET BAGI MAHASISWA ILMU PERPUSTAKAAN DIPLOMA TIGA TINGKAT AKHIR https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2604 <p><em>Perkembangan teknologi dan melimpahnya sumber informasi digital menuntut mahasiswa D3 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang untuk memiliki keterampilan penelusuran informasi internet yang kuat dan berorientasi pada akurasi. Sebagai calon tenaga profesional informasi, mahasiswa tingkat akhir dituntut mampu merumuskan kebutuhan informasi, merancang strategi pencarian, mengoptimalkan penggunaan operator Boolean dan fitur lanjutan mesin pencari, serta mengevaluasi kredibilitas sumber daring secara kritis. Namun, berbagai studi mutakhir menunjukkan adanya kesenjangan antara intensitas penggunaan internet oleh mahasiswa dengan kemampuan penelusuran yang sistematis dan terstruktur. Artikel ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sederhana terhadap penelitian lima tahun terakhir yang berkaitan dengan literasi informasi dan keterampilan penelusuran pada mahasiswa perpustakaan. Hasil kajian mengungkap bahwa mahasiswa cenderung mengandalkan pencarian dasar (basic search) melalui mesin pencari umum dan belum memaksimalkan strategi penelusuran mendalam, terutama dalam konteks akademik. Berdasarkan temuan tersebut, artikel ini menawarkan satu usulan Model Pelatihan Penelusuran Terintegrasi (MPTT) yang menggabungkan literasi informasi, teknik pencarian lanjutan, evaluasi sumber, dan praktik berbasis tugas akhir. Model ini diharapkan menjadi solusi implementatif yang dapat diterapkan dalam kurikulum atau program penguatan kompetensi di Prodi D3 Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang. </em></p> Bahratus Saufiyah Agil Saputra Nurul Salma Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 146 155 10.37108/almaarif.v5i2.2604 ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP INAKTIF TERHADAP TEMU KEMBALI ARSIP DI PUSAT PELATIHAN PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA, KEMENTERIAN DESA DAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2605 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan arsip inaktif, proses temu kembali arsip dan pengaruh pengelolaan arsip inaktif terhadap temu kembali arsip di Pusat Pelatihan Pegawai Aparatur Sipil Negara (P3ASN), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melakukan reduksi data, model data dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian ini berjumlah 5 orang informan, yang terdiri dari 1 orang pejabat eselon IV sebagai penanggung jawab arsip di unit kerja tersebut, 2 orang arsiparis dan 2 orang pengelola arsip di Pusat Pelatihan Pegawai Aparatur Sipil Negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip inaktif di Pusat Pelatihan Pegawai Aparatur Sipil Negara cukup baik, karena dalam pelaksnaaan kegiatan masih terdapat kendala dan hambatan. Ada beberapa hambatan dalam pengelolaan arsip inaktif tersebut yaitu sumber kondisi arsip yang masih menumpuk, SDM yang belum optimal, dan ruang penyimpanan yang terbatas. Proses temu kembali arsip inaktif belum baik, karena hanya menggunakan database pada kompter saja. Pengaruh pengelolaan arsip inaktif terhadap temu kembali arsip yang dirasakan yaitu bisa menyelamatkan fisik arsip dan informasi didalamnya serta arsip yang sudah tertata rapi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi arsiparis, pemanfaatan sistem digital, dan penataan ulang ruang serta instrumen kearsipan agar dapat diterapkan dengan baik untuk mengoptimalkan mutu temu kembali informasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan pengelolaan arsip inaktif untuk mendukung akuntabilitas, efisiensi layanan, dan tata kelola pemerintahan yang baik.</p> Fioni Yulesti Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 156 166 10.37108/almaarif.v5i2.2605 MEMBUKA DUNIA LEWAT GAMBAR: PERAN BUKU BERGAMBAR DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA DAN LITERASI ANAK USIA DINI https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2609 <p>Minat baca dan kemampuan literasi anak usia dini merupakan pondasi penting dalam membangun kesiapan akademik dan sosial anak di masa depan. Buku bergambar telah dikenal sebagai media efektif dalam memperkenalkan literasi awal karena kemampuannya menggabungkan teks dan ilustrasi visual yang menarik serta komunikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran buku bergambar dalam meningkatkan minat baca dan literasi anak usia dini berdasarkan perspektif orang tua. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 orang tua siswa di Kober Puspa Universitas Padjadjaran. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kecenderungan pemanfaatan buku bergambar di rumah serta sejauh mana media ini berdampak terhadap kebiasaan membaca dan pemahaman literasi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua mengatakan anak-anak mereka lebih tertarik membaca dan menunjukkan pemahaman lebih baik saat berinteraksi dengan buku bergambar dibandingkan media bacaan lainnya. Selain itu, keterlibatan aktif orang tua dalam membaca bersama secara signifikan berkontribusi terhadap motivasi anak untuk membaca secara mandiri. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya dukungan orang tua serta ketersediaan buku bergambar berkualitas dalam mengembangkan budaya literasi sejak dini. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi literasi yang berpusat pada anak dan keluarga.</p> Febriyanti Bifakhlina Resty Jayanti Fakhlina Marsya Rahima Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 167 176 10.37108/almaarif.v5i2.2609 PENGELOLAAN ARSIP INAKTIF DI KEMENTERIAN DESA, PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL, DAN TRANSMIGRASI https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2606 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan arsip inaktif di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) sebagai upaya mendukung akuntabilitas administrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Permasalahan pengelolaan arsip inaktif masih ditemukan dalam praktik, seperti ketidakteraturan proses pemindahan arsip, keterbatasan pemahaman SDM, serta belum optimalnya sarana penyimpanan dan sistem temu kembali arsip. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data empiris terkait pelaksanaan pengelolaan arsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan arsip inaktif telah berjalan melalui tahapan pemilahan, verifikasi administratif, pemberkasan, dan serah terima arsip sesuai prinsip dasar kearsipan. Namun, efektivitasnya belum sepenuhnya optimal karena pencatatan arsip masih dilakukan secara manual, pemanfaatan aplikasi digital belum merata, dan penyusutan arsip tidak dilakukan secara rutin. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengelolaan arsip inaktif berada pada kategori cukup efektif, tetapi perlu penguatan pada aspek kompetensi SDM, standarisasi fasilitas penyimpanan, dan pemanfaatan sistem digital seperti SRIKANDI untuk mempercepat temu kembali dokumen serta meningkatkan akuntabilitas pelayanan publik. Dengan demikian, pengelolaan arsip yang terstruktur dan berkesinambungan menjadi faktor penting dalam mendukung transparansi informasi dan tanggung jawab administratif di Kemendesa PDTT.</p> Sovia Ranti Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 177 185 10.37108/almaarif.v5i2.2606 POLA LITERASI INFORMASI KESEHATAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT PEDESAAN https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2610 <p><em>Kesehatan lingkungan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih menghadapi berbagai persoalan lingkungan. Salah satu aspek yang berpengaruh terhadap kondisi tersebut adalah literasi informasi masyarakat dalam memahami dan memanfaatkan informasi kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola literasi informasi kesehatan lingkungan pada masyarakat pedesaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola literasi informasi kesehatan lingkungan masyarakat pedesaan masih tergolong rendah. Sebagian besar masyarakat belum sepenuhnya memahami tahapan pencarian dan pemanfaatan informasi kesehatan lingkungan secara sistematis. Informasi umumnya diperoleh dari sumber-sumber informal dan kebiasaan yang telah berlangsung lama. Namun demikian, masyarakat dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi menunjukkan kemampuan literasi informasi yang lebih baik, ditandai dengan kemampuan mengidentifikasi kebutuhan informasi, memilih sumber informasi, memahami isi informasi, serta menyampaikan kembali informasi kepada orang lain. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan akses informasi berpengaruh terhadap pola literasi informasi kesehatan lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penguatan literasi informasi sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat pedesaan dalam menjaga kesehatan lingkungan.</em></p> Rafiqah Rana Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 186 198 10.37108/almaarif.v5i2.2610 MANAJEMEN PENGETAHUAN SEBAGAI INSTRUMEN INOVASI DALAM ADMINISTRASI PUBLIK https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2611 <p><em>Inovasi dalam administrasi publik merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi kompleksitas permasalahan publik dan tuntutan peningkatan kualitas pelayanan. Namun, berbagai upaya inovasi di sektor publik sering kali bersifat parsial dan tidak berkelanjutan karena belum ditopang oleh kapasitas pengelolaan pengetahuan organisasi yang memadai. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen pengetahuan sebagai instrumen inovasi dalam administrasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain konseptual-analitis melalui studi pustaka terhadap literatur administrasi publik, manajemen pengetahuan, dan inovasi sektor publik. Analisis dilakukan dengan sintesis teoretis untuk menjelaskan hubungan antara manajemen pengetahuan, pembelajaran organisasi, memori institusional, dan inovasi administrasi publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pengetahuan berfungsi sebagai fondasi utama inovasi dengan memperkuat pembelajaran organisasi dan akumulasi memori institusional, yang selanjutnya mendorong inovasi proses, layanan, dan kebijakan publik. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi administrasi publik yang berkelanjutan hanya dapat dicapai apabila pengetahuan dikelola secara sistematis dan dilembagakan sebagai kapasitas organisasi, bukan bergantung pada individu atau proyek jangka pendek. Artikel ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkuat integrasi kajian manajemen pengetahuan dalam diskursus inovasi administrasi publik, serta implikasi praktis bagi pengembangan tata kelola sektor publik yang berorientasi pada penciptaan nilai publik.</em></p> Sarah Fahira Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 199 210 10.37108/almaarif.v5i2.2611 ANALISIS PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN KABUPATEN SIJUNJUNG DALAM MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI KEARSIPAN https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2607 <p>Pengelolaan arsip dinamis merupakan komponen penting dalam mendukung tertib administrasi dan kelancaran proses birokrasi pada instansi pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengelolaan arsip dinamis di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sijunjung serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui penelaahan dokumen, observasi, dan analisis praktik pengelolaan arsip yang berlangsung di lingkungan instansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan arsip telah mengikuti tahapan dasar <em>records life cycle</em> meliputi penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, fasilitas penyimpanan yang belum optimal, serta pemanfaatan teknologi kearsipan yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem digital. Kondisi ini berdampak pada keterlambatan temu kembali arsip dan belum maksimalnya efektivitas layanan administrasi. Dengan demikian, peningkatan kompetensi pegawai, penyediaan sarana kearsipan standar, dan penguatan digitalisasi arsip diperlukan untuk mewujudkan sistem administrasi yang akuntabel, efektif, dan sesuai dengan prinsip kearsipan nasional.</p> Vini Ningtyas Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 211 219 10.37108/almaarif.v5i2.2607 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA LAYANAN INFORMASI DIGITAL https://rjfahuinib.org/index.php/almaarif/article/view/2608 <p><em>Perkembangan teknologi digital mendorong transformasi layanan informasi dari media konvensional menuju layanan berbasis sistem informasi. Dalam konteks ini, sistem informasi pemesanan tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai media layanan informasi digital yang mendukung akses, akurasi, dan efisiensi penyampaian informasi kepada pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pemesanan berbasis web sebagai media layanan informasi digital yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan terapan, melalui teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan model prototyping untuk memastikan kesesuaian sistem dengan kebutuhan layanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi pemesanan berbasis web mampu meningkatkan efisiensi layanan informasi, mengurangi ketergantungan pada media cetak, serta meminimalkan kesalahan dalam penyampaian informasi. Sistem ini juga memperkuat interaksi antara pengguna dan penyedia layanan melalui akses informasi yang terintegrasi dan mudah digunakan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian Ilmu Perpustakaan dan Informasi, khususnya dalam pemanfaatan sistem informasi sebagai media layanan informasi digital berbasis pengguna.</em></p> Mohammad Ikhsan Z Copyright (c) 2025 Jurnal Al- Ma'arif : Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam https://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0 2025-12-31 2025-12-31 5 2 220 233 10.37108/almaarif.v5i2.2608